Hasil Survey SII, WMP Tempati Posisi Teratas untuk Calon Wabup Takalar

177

SULSELBERITA.COM. Takalar - embaga Survei Saoraja Institute Indonesia (SII) merilis hasil Survei persepsi masyarakat untuk elektabilitas Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Takalar tahun 2024 yang akan dihelat November mendatang.

Dalam rilisnya, ditemukan beberapa nama figur yang berpeluang mendapat dukungan elektoral yang baik masyarakat.

Untuk calon Bupati Takalar, beberapa nama yang memiliki elektabilitas yang tinggi masuk tiga besar, yakni, Mohammad Firdaus Daeng Manye sebanyak 14,7%, disusul oleh Hengky Yasin 12,5%, Ahmad Daeng Tonang 7,3%.

Papan tengah ada nama Indar Jaya 5,5%, Makmur Mustakim 4,3%, Wahyuddin Mapparenta 4,1%, Fakhruddin Rangga, Achmad Daeng Se’re, dan Syamsari Kitta memiliki presentase yang sama sebesar 3,3%.

Kemudian dipapan bawah ada nama Faisal Amir 1,3%, M Amin Yakub Daeng Nyau dan Isnan Dahir Rani masing-masing 1,1%. Responden yang tidak tahu/tidak menjawab sebesar 38,2%.

Direktur Eksekutif Saoraja Institute Indonesia, Amul Hikmah Budiman, dalam keterangannya (07/04/2024) menyampaikan bahwa survei dilaksanakan acak terhadap 410 responden yang tersebar di 12 Kecamatan secara proporsional.

Metode yang digunakan adalah Multistage Random Sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen, margin of error kurang lebih lima persen. Diketahui survei ini berlangsung sejak 27 Maret hingga 03 april 2024.

“Nama-nama figur yang muncul memang sudah banyak menyebar alat peraga dan turun langsung sosialisasi di masyarakat, apalagi di momentum ramadan ini, figur-figur yang memiliki tingkat elektoral yang baik, memang massif melakukan safari bersama timnya ke masyarakat,” ungkap Amul Hikmah Budiman.

Alumni Pascasarjana Unhas ini juga menerangkan nama-nama yang diinginkan masyarakat untuk menjadi Calon Wakil Bupati Takalar, Wahyuddin Mapparenta atau yang akrab dengan sebutan WMP teratas dengan presentase sebesar 10,2%, kemudian disusul oleh Indar Jaya 8,7%, selisih tipis dengan Fakhruddin Rangga 8,1%.

Kemudian Achmad Daeng Se’re 6,3%, H Kahar Sibali dan Nawir Rahman masing-masing 3,3%, Makmur Mustakim 3,1%, serta Khairil Anwar dan Isnan Dahir Rani masing-masing sebesar 1,1%. Responden yang belum memiliki pilihan sebesar 54,8%.

“Kami juga mencoba melakukan simulasi beberapa pasangan diantara nama-nama yang mungkin berpeluang berpaket, diantaranya Mohammad Firdaus Daeng Manye-Wahyuddin Mapparenta memperoleh 22,5%, Hengky Yasin-Fakhrudin Rangga 19,6%, dan Syamsari Kitta-Achmad Daeng Se’re 15,4%. Masih ada beberapa nama pasangan yang lain, tapi ketiga nama pasangan ini yang terbesar diinginkan masyarakat Takalar,” ungkapnya.

Pelaksanaan pemungutan suara pilkada serentak 2024 memang sudah akan memasuki tahapannya, meski masih ada beberapa bulan, namun para figur yang ingin menyatakan maju, sudah harus gencar melakukan konsolidasi, penguatan tim, serta sosialisasi untuk mendapatkan tiket masuk di arena kontestasi, baik sebagai usungan parpol maupun independen.

“Masih sangat tinggi angka swing voters, ini dikarenakan karena perhelatan masih ada beberapa bulan, meskipun sudah ada beberapa nama memiliki angka yang cukup bagus, sisa bagaimana masing-masing figur melakukan penjajakan komunikasi politik secara vertikal maupun horizontal agar mampu mendapat tambahan dukungan elektoral maupun mendapatkan tiket masuk,” tandasnya.