SULSELBERITA.COM. TAKALAR – Pemerintah Kabupaten Takalar kembali menorehkan prestasi gemilang di bidang pengelolaan keuangan daerah. Kali ini, kabupaten di bawah kepemimpinan Bupati Mohammad Firdaus Daeng Manye kembali meraih predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) untuk Tahun Anggaran 2025.
Capaian bergengsi ini menjadi bukti nyata konsistensi dan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, serta sepenuhnya sesuai dengan standar dan regulasi pengelolaan keuangan negara.
Prosesi penyerahan hasil pemeriksaan dan opini dari BPK dilaksanakan secara resmi di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan pada Kamis, 5 Juni 2026. Dalam momen penting tersebut, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye hadir didampingi langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar, H. Muhammad Hasbi, serta Ketua DPRD Kabupaten Takalar, H. Muhammad Rijal.
Kehadiran tiga pilar utama pemerintahan daerah ini menandakan simbol sinergi yang kokoh antara eksekutif dan legislatif dalam mengawal keuangan daerah serta mendukung penerapan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Ketiganya turut menandatangi dokumen hasil pemeriksaan BPK sebagai bentuk tanggung jawab dan kesepakatan atas hasil kinerja keuangan tahun sebelumnya.
Raihan opini WTP ini merupakan capaian yang sangat signifikan bagi Pemkab Takalar. Status ini menegaskan bahwa laporan keuangan yang disusun telah disajikan secara wajar dalam semua hal yang material, sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan, didukung sistem pengendalian internal yang memadai, serta dilaksanakan sepenuhnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari gaya kepemimpinan Bupati Daeng Manye yang sejak awal menjabat selalu menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang tepat sasaran, efisien, bersih, dan berorientasi langsung pada kepentingan serta kesejahteraan masyarakat.
Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara (ASN), serta seluruh pihak yang telah bekerja keras dan bekerja sama menjaga kualitas pengelolaan keuangan daerah hingga mencapai hasil maksimal ini.
“Alhamdulillah, capaian ini adalah hasil kerja keras, kerja cerdas, dan kolaborasi seluruh perangkat daerah. Opini WTP bagi kami bukan hanya sekadar penghargaan atau seremonial belaka, melainkan sebuah amanah besar yang harus terus dijaga. Ini adalah bukti bahwa kita bekerja benar, tertib, dan transparan,” ujar Daeng Manye usai prosesi penandatanganan, Jumat (5/6/2026).
Lebih jauh, Daeng Manye menegaskan bahwa predikat WTP bukanlah tujuan akhir dari perjalanan pemerintahan, melainkan instrumen penting dan pemicu semangat untuk terus mendorong peningkatan kinerja pemerintahan serta kualitas pelayanan publik yang jauh lebih baik lagi bagi masyarakat Takalar.
“Ke depannya, dengan capaian ini kami semakin optimistis untuk memperkuat kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan infrastruktur yang merata, serta meningkatkan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dampaknya bisa langsung dirasakan kesejahteraannya oleh warga,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Takalar juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi tinggi kepada DPRD Kabupaten Takalar serta seluruh elemen masyarakat yang selama ini turut mendukung, mengawasi, dan menjaga terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik.
Sinergi dan kolaborasi yang solid antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Langkah ini penting demi mewujudkan Kabupaten Takalar yang tidak hanya maju dari segi pembangunan fisik, tetapi juga unggul dalam tata kelola pemerintahan yang profesional, terpercaya, dan berdaya saing tinggi menuju Takalar Maju.






