SULSELBERITA.COM. Selayar,– Peristiwa kebakaran menghanguskan tiga unit rumah warga di kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Mappatoba, Lingkungan Bua-Bua Timur, Kelurahan Benteng Utara, Kecamatan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Jumat (5/6) sekitar pukul 11.00 Wita.
Kebakaran bermula dari rumah milik Ahmad Gani (48), seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Selayar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden diduga dipicu oleh kompor yang masih menyala saat istri korban, Denji Bosi (51), meninggalkan rumah untuk mengikuti kegiatan kerja bakti di ruas Jalan Soekarno-Hatta. Sebelumnya, ia diketahui sempat kembali ke rumah, memasak sayur dan lupa mematikan kompor yang digunakannya saat memasak.
Api dengan cepat membesar karena bangunan rumah panggung yang sebagian besar terbuat dari kayu serta banyaknya material yang mudah terbakar di dalam rumah.
Kobaran api kemudian merembes ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Mendapat laporan kebakaran, dua unit armada pemadam kebakaran yang didukung 14 personel segera diterjunkan ke lokasi.
Regu pemadam tiba sekitar pukul 11.10 Wita dan berhasil mengendalikan api pada pukul 11.25 Wita.
Akibat kejadian tersebut, tiga unit rumah terdampak kebakaran. Rumah milik Ahmad Gani mengalami kerusakan paling parah hingga rata dengan tanah.
Sementara dua rumah lainnya, masing-masing milik Siti Halima (77) dan Hasbiadi (56), mengalami kerusakan ringan.
Salah satu rumah yang terdampak mengalami kerusakan pada bagian jendela samping dan depan akibat paparan panas serta kobaran api yang merembet dari rumah utama yang terbakar.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Namun, kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Sementara itu, Ahmad Gani terpaksa dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah KH. Haiyung Selayar setelah tersengat aliran listrik dan mengalami luka saat berupaya membantu petugas memadamkan api yang mulai merembes ke rumah warga lainnya.
Hingga saat ini, aparat Kepolisian, masih memasang police lain dan melakukan pendataan serta penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran. (Fad)






