Tim Bridge MA Arifah Gowa Berhadapan dengan Tim Bridge Buleleng Bali di Putaran Pertama Kejuaraan Nasional Bridge Telkom Indonesian Open 2023 Bandung

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Gowa – Di babak pertama kejuaraan Bridge pelajar nasional, tim Bridge dari MA Arifah Gowa akan berhadapan dengan Tim asal Bali dari Buleleng Bridge Junior.

MA Arifah pada pertandingan tersebut, menurunkan 4 pemain masing-masing Raihan di utara berpasangan dengan Affan di bagian selatan. Sedangkan pada posisi Timur Barat ditempati oleh pasangan Amira dan Astrid.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Pada Game ini, setiap peserta akan memainkan 16 board selama 90 menit, atau rata-rata 5 menit perboard. Kelalaian atas waktu yang diberikan akan mengakibatkan boars tersebut akan diangkat oleh panitia dan nilai untuk seluruh peserta dianggap nol.

Ketua tim Bridge MA Arifah Gowa Amriadi menjelaskan bahwa secara teknis, siswa MA Arifah sudah siap untuk bertanding, hanya saja di permainan bridge ini, faktor non teknis juga banyak menentukan keberhasilan seorang pemain.

Faktor non teknis yang dimaksud seperti kelamaan berfikir sehingga kehabisan waktu, kekompakan dengan partner, juga faktor kelelahan ataupun faktor karena siswa kurang PD untuk bertanding untuk even berlevel nasional.

Tim MA Arifah Gowa: Utara, Selatan, Timur Barat : Muh. Zurraihan, Ahmad Affan Fadhlurrahman, Siti Amirah Zakirah K dan Astrid Muthiah Adilah.

Tim Buleleng Junior Bali: Gede Gana NaresWarya, I Kadek Ecky Manu Pramana, Ni Kadk Anidya Nariswari dan Ni Komang Anggita Sidhi Karang

Pos terkait