Pastikan Petugas Profesional, Kalapas Takalar Gelar Rapat Evaluasi

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Takalar (Lapas) berkomitmen mewujudkan tata kelola pelayanan pemerintahan yang baik, hal itu disampaikan saat beliau memimpin rapat evaluasi kinerja bulanan di ruang serbaguna, Senin (18/9).

Ada beberapa hal yang menjadi pokok pembahasan dalam sesi tanya jawab pada rapat evaluasi kali ini mulai; kedisiplinan, pelayanan, pelaksanaa tugas dan fungsi, serta keamanan dan ketertiba di Lapas.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Kepala Lapas Takalar, Ashari, menekankan agar petugas meningkatkan kedisiplinan dalam pelaksanaan tugas.
“Hindari isu-isu yang berkembang di dalam Lapas; kekerasan, pungli, dan peredaran narkotika. Mari laksanakan tugas dan fungsi sesuai dengan standar pelayanan yang ada, tingkatkan kedisiplinan, serta bekerja secara professional,” pinta Ashari.

Ashari juga menambahkan agar petugas layanan kunjungan dapat bertanggung jawab dengan tugas masing-masing serta memperketat pemeriksaan keluar masuknya barang di pintu utama.

“Modus yang digunakan untuk memasukkan barang terlarang sudah beragam, sehingga petugas layanan pemeriksaan barang dan badan harus lebih optimal, begitupun dengan petugas P2U, harus memantau lalu lintas dengan teliti. Jika ada hal yang mecurigakan segera tindak lanjuti,” ungkap Ashari.

Kesempatan lain Kepala Seksi Administrasi Kamtib, Asrul Mokodompis, saat menanggapi pertanyaan peserta rapat menjelaskan jika lalu lintas di area steril harus diperketat khususnya saat berlangsung waktu kunjungan.

“Warga Binaan yang melintas di area steril hanya Warga Binaan yang ada panggilan kunjungan dan berkepentingan. SOP dan imbauan untuk barang-barang terlarang yang tidak diperbolehkan dibawa masuk harus diperbanyak,” jelas Asrul.

“Optimalkan pegawasan kepada Warga Binaan yang melaksanakan ibadah, serta tetap jaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban di Lapas,” tambahnya.

Kegiatan evaluasi ini dilaksanakan sekali dalam sebulan, agar menjadi wadah bagi petugas untuk menyampaikan kendala selama melaksanakan tugas dan fungsi, serta saran-saran membangun.

Pos terkait