Warna dan Aroma Air Laut di Kabupaten Selayar Berubah, Wabup Minta Masyarakat Bersabar dan Menahan Diri

Wakil Bupati Kabupaten Kep. Selayar Sulawesi Selatan, H. Saiful Arif, SH meminta masyarakat untuk bisa menahan diri dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap spesies Ikan dan biota laut lainnya yang sementara dikirim ke laboratorium Makassar untuk diteliti.

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Selayar,– Wakil Bupati Kabupaten Kep. Selayar Sulawesi Selatan, H. Saiful Arif, SH meminta masyarakat untuk bisa menahan diri dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap spesies Ikan dan biota laut lainnya yang sementara dikirim ke laboratorium Makassar untuk diteliti.
Ungkapan ini dilontarkan Saiful Arif menanggapi fenomena perubahan warna dan aroma air laut di Kabupaten Selayar, khsususnya di Kec. Benteng, dan sebagian Pantai di Desa Parak Kec. Bonto Manai yang tiba tiba hijau dan menebarkan aroma tidak sedap, Rabu, (19/1).

Masyarakat diminta untuk bisa menahan diri untuk tidak mengkonsumsi ikan yang terdampar di wilayah tersebut, serta bersabar menunggu hasil identifikasi dan pemeriksaan laboratorium terhadap kemungkinan adanya kandungan racun yang menyebabkan banyaknya ikan terdampar dalam kondisi mati.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Wakil Bupati Kabupaten Kep. Selayar Sulawesi Selatan, H. Saiful Arif, SH meminta masyarakat untuk bisa menahan diri dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap spesies Ikan dan biota laut lainnya yang sementara dikirim ke laboratorium Makassar untuk diteliti.

Lembaga yang akan menangani telah kita hubungi dengan mengingat keterbatasan alat yang kita miliki, ungkapnya menambahkan.

Identifikasi dan pemeriksaan air laut sendiri akan dilakukan di Selayar.

Pemerintah kabupaten sendiri telah menugaskan instansi berkompoten untuk mengumumkan dan menyebarluaskan informasi ke masyarakat untuk bisa bersabar dan menahan diri menunggu hasil pemeriksaan, ungkap Saiful Arif dalam keterangan pers yang disampaikannya kepada awak media. (FS)

Pos terkait