AMPUH ; Mendukung KPK Bongkar Pusaran Korupsi Di Jawa Timur ” KPK Usut Dalami adanya Pertemuan Bupati Bangkalan dan Ketua DPD LaNyalla ‘

30
Advertisement

SULSELBERITA.COM. Jakarta – Aliansi Masyarakat dan Pemuda Nusantara Merah Putih (AMPUH) Mengapresiasi KPK yang telah Secara resmi Menahan Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron dan Mendukung KPK untuk Membongkar Pusaran Korupsi yang ada di Jawa Timur

Pada hari kamis dinihari (8/12/2022) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi Menahan Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron , Bupati Bangkalan yang Juga Dekat Dengan Ketua DPD LaNyallla Mattalitti tersebut diduga terlibat tindak pidana suap terkait lelang jabatan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Jawa Timur. pengusutan kasus yang menjerat Abdul Latif ini dimulai dari laporan yang dilayangkan masyarakat. KPK kemudian mengumpulkan informasi dan data terkait kasus ini. Sehingga ditemukan adanya peristiwa pidana berdasarkan adanya bukti permulaan yang cukup maka KPK melakukan penyelidikan dan penyidikan guna mencari dan mengumpulkan keterangan serta bukti-bukti sehingga membuat terangnya peristiwa pidana dan menemukan serta mengumumkan tersangka. Selain Abdul Latif, KPK juga menjerat lima tersangka lainnya, yakni Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur Kabupaten Bangkalan Agus Eka Leandy (AEL), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bangkalan Wildan Yulianto (WY). Penangkapan dilakukan untuk mempercepat proses penyidikan. Kini Bupati Bangkalan dan Tersangka lainnya langsung ditahan selama 20 hari ke depan terhitung mulai tanggal 7 sampai 26 Desember 2022 . Abduk Latif akan ditahan di Rutan KPK pada gedung Merah Putih, sementara Agus Eka ditahan di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur, Wildan di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur, Achmad Mustaqim ditahan di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur.” HJ (Hosin Jamili) ditahan di Rutan KPK pada Kavling C1 gedung ACLC dan Salman Hidayat ditahan di Rutan KPK pada Kavling C1 gedung ACLC ,

Baca Juga  Modus Baru? Kades Lalombai Koltim Terciduk, Gadaikan Anggaran Dana Desa Tahun 2021

Aliansi Masyarakat dan Pemuda Nusantara Merah Putih (AMPUH) Meminta KPK untuk Mengusut Mendalami adanya Pertemuan antara Bangkalan Abdul Latif Amin Imron atau kerap disapa Ra Latif dengan Ketua DPD -RI LaNyalla Mahmud Mattalitti .
Selain itu juga Aliansi Masyarakat dan Pemuda Nusantara Merah Putih (AMPUH) Mendesak KPK untuk kembali Menuntaskan korupsi kasus Pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Universitas Airlangga Surabaya, Jawa Timur, yang di duga ada keterlibatan LaNyalla Mahmud Mattalitti, yang sekarang menjabat ketua DPD RI dalam kasus dugaan alat kesehatan untuk Rumah Sakit Unair Surabaya pada 2010. Dalam kasus tersebut, diduga telah terjadi penyimpangan proyek tersebut. Kerugian negara yang ditaksir mencapai hampir Rp 85 miliar dari total pembangunan proyek Rp 300 miliar lebih. diduga ada keterlibatan LaNyalla yang pada saat itu menjabat Ketua Kamar Dagang (Kadin) Jawa Timur .

Baca Juga  Hadiri Undangan Dzikir dan Pengajian, Kapolda Sulsel Disambut Musik Qasidah
Advertisement

Jangan Karena Lanyalla Mattalitti sekarang Menjabat Pimpinan Lembaga Negara DPD-RI Kasus yang menyeret namanya terlupakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK)

Jakarta, 8 Desember 2022

 

Heru Purwoko

Sekjend AMPUH

BAGIKAN