Diduga Proyek PLTA Siluman Desa N.Cahya dan Desa Kenali Tidak Memiliki Selembar Ijin

74
Advertisement

SULSELBERITA.COM. Sum-Sel Muaradua Negri Cahaya -, Terkait Proyek Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) mangkerap Di desa Negeri Cahya banyak,nya membuat tanah dan jalan masyarakat rusak parah dan akibatnya dari pembangunan proyek tersebut.

Menurut keterangan masyarakat Desa Negri Cahaya proyek tersebut bukan hanya di desa Negeri Cahya melainkan ada juga di Desa Kenali.

Proyek diduga tidak memiliki ijin dari dinas Perizinan daerah setempat seperti IMB dan DLH ketika di mintak pihak dari PT Midi Gio untuk menunjukan bukti ijin pembangunan proyek tersebut Budi Mdi mengatakan tidak bisa saat ini ,

Hal itu menjadi sangat aneh padahal pembangunan proyek tersebut sudah berjalan lebih kurang 4 tahun silam dan saat ini baru mau berjalan kembali jelas Budi. Aneh nya kok pembangunan proyek menghabiskan biyaya miliaran itu, bahkan menghabiskan dana mencapai terilionan itu diduga tidak memiliki ijin pendiri bangunan sama sekali, karena memang tidak ada tanda tanda ijin yang terpasang di lokasi pembangunan proyek tersebut.

Serta masyarakat Desa Negri Cahya Banyak keberatan atas Pembangunan peroyek tersebut karena merusak jalan untuk ke kebon masyarakat dan batu dalam sungai tersebut di ambil oleh pihak peroyek dengan cara diduga mem bodoh-bodohi masyarakat desa tersebut membeli batu dengan harga Rp, 60,000. Ribu rupiah per kubik lalu di jual kepada pemilik proyek melalui program kepala desa yang di rancang kegiatan masyarakat oleh kepala desa agar ada pemasukan uang jelas Kades Desa Negri Cahya tersebut ketika di konfirmasi.

Baca Juga  Bhabinkamtibmas Desa Lengkese Salurkan Bantuan Beras Polri Kepada Masyarakat Terdampak covid - 19

Dan untuk pembangunan proyek ini diduga ijin dari pemerintah Daerah muara dua Oku Selatan juga tidak ada, jelas kepala Desa. ketika konfirmasi dan ketika di lakukan intivigasi oleh awak media Ansori di lokasi tersebut tidak ada satupun ditemukan papan nama ijin pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air ( PLTA ) tersebut.

Sebelumnya kita juga sudah berupaya untuk melakukan konfirmasi kepada pihak dari PT.MIDI GIO yang mengaku beralamat kan di kota palembang sumatra Selatan.
Dengan atas nama Budi Mdi selaku pengawas dari PT Midi Gio. Ketika di konfirmasi oleh awak media Ansori yang berasal tempat tanggal lahir di desa Negri Cahya tersebut.,telah berupanya melakukan konfirmasi dan menjelaskan kalau dirinya dari media berita merdeka online.com serta Terverifikasi Dewan Pers kepada salah satu penanggung jawaban atau dari PT.Midi Gio ketika di mintak keterangan bahwa Sungai Air Kemu yang beralamat di Desa Negri Cahya tersebut sudah di beli dengan ukuran lebih kurang lebar sekitar 100 meter dan panjang yang di pergunakan lebih kurang 500 meter tersebut., beralamat di Desa Negri Cahaya dan Desa Kenali , menurut keterangan Budi selaku pemborong mengatakan pembangunan tersebut milik perusahaan Pribadi bukan milik pemerintah dan semua sepanjang sungai dari ujung ke ujung sudah kita beli jelas Budi Mdi tersebut kepada awak media Ansori ketika di konfirmasi pada hari jum’at pagi sekitar pukul 08 :00 pagi wib. melalui via seluler nya.

Baca Juga  Peningkatan Kapasitas Aparat Desa Melalui Bimtek Oleh Pendamping Desa dan Kecamatan

Ketika awak media menanyakan kepada Budi membeli sungai tersebut kepada siapa lalu Budi mengatakam silakan pertanyakan Kepala Desa Negri Cahya.

Menurutnya, Budi Mdi dari PT midi Gio silakan tanyakan kepada Kepala Desa Negri Cahya jelas nya lagi, dan dia jelaskan kepada wartawan pada saat di konfirmasi melalui via polsel milik nya, Budi Mdi menjelaskan semuanya sudah kita beli dari ujung ke ujung sungai yang kita bangun itu, ketika di tanya kepada siapa Bapak beli, Budi mdi mempersilakan tanyakan saja kepada Kepala Desa Desa Negri Cahya tersebut tutup Budi Mdi.

Sedangkan ketika kita konfirmasi terkait pembangunan PLA di desa negeri Cahya tersebut kepada Kepala Desa menjelaskan kalau dia tidak tau menawu terkait masalah izin pembangunan Pembangit Listrik Tenaga Air tersebut., kita juga tidak pernah menandatangani satu lembar surat pun jelas Hendra Sebagai kepala Desa Negri Cahaya itu, kepada awak media Ansori ketika di konfirmasi di kediaman nya pagi hari kamis sekitar pukul 07; 30 wib Desa Negeri Cahya itu.

Baca Juga  Kodim 0728/Wonogiri Gelar Vaksinasi Covid-19 Kepada Purnawirawan Dan Warakawuri, Serta Keluarga Inti TNI-AD

Kepala desa juga mengatakan hal pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) itu membenarkan memang tidak ada ijin Pendiri bangunan dan ijin lain nya.tutur kepala desa kepada awak media.

Penulis : Ansori

BAGIKAN