Masyarakat Harus Berhati Hati Dengan Oknum Tukang Pemborong Bangunan Yang Nakal Seringkali Terjadi Melarikan Uang Pemilik Rumah.

59
Advertisement

SULSELBERITA.COM. Pekanbaru РMasyarakat harus waspada dengan oknum para tukang bermodus pekerja bangunan karena sudah banyak terjadi contoh salah satu tiga orang tukan ini baru mulai berkerja menggali buat selopan aja belum siap, tapi dia mengaku nya, kerja sudah dua hari kerja itu pun setengah hari setengah hari. mulai kerja dari pukul.10 pagi pulang kerja pukul 16 sore hari. ini modus banyak tukang nakal di mana-mana setelah meminta pinjaman uang Rp, 1000.000.00 rupiah tukang mengaku, bernama Ewin dan dua orang teman nya yang mengaku bernama Ari, berbadan tegap besar itu mimjam sejumlah uang satu juta rupiah Namun kesokan hari nya pura-pura datang kerja lalu di tengah hari pemilik rumah posisi di dalam rumah lebih kurang sekitar pukul 13:00 wib tiga orang pelaku tukang itu nampak dari rekaman CCTV pemilik rumah tergesa-gesa mengemasi barang-barang nya, utuk mengunakan langkah seribu tampa memberitau pemilik rumah ketiga pelaku kabur dengan cara tancap gas langkah seribu suami pemilik ruma mencoba mengejar nya sampai ke Panam., Namun tidak nampak lagi jelas ibuk rumah tangga itu kepada awak media hal itu ter-rekam camera CCTV pemilik rumah tersebut.(25/04/2022)

Baca Juga  Kapolres Gowa Bergerak Cepat Atasi Material Longsor, 3 Titik Jalur di Parigi Kini Bisa Diakses Menuju Sapaya

Yang beralamat di jalan pekanbaru bangkinang kecamatan tambang kabupaten kampar km ,18 dusun tiga desa Rimbo Tambang.

Padahal perjanjian antara tukang dan pemilik rumah tersebut, keseluruhan nya upah borongan membuat dapur dan ruang samping yang berukularan lebih kurang tiga meter itu semua kalau sudah siap berjumlah Rp, 12, 000.000.00 juta rupiah untuk upah tukang saja itu jelas ibuk rumah tangga beranak empat itu kepada wartawan, Ketika di konfirmasi.

Kami rugi banyak karena barang kami sudah rusak semua mereka buat rusak ,tapi kerja nya semua gak beres dan banyak yang salah, jelas pemilik rumah itu mereka harus tanggung jawab kalau tidak ini akan kami laporkan kepada pihak yang berwajib terakait penelantaran dan pengerusakan barang-barang yang masih utuh mereka potong-potong itu apalagi besi kita beli satu batang nya itu Rp, 100.000.00 rupiah per batang., sudah mereka rusak dengan cara memotong-motong tapi gak mereka kerjakan bahkan malah melarikan uang kami satu juta kerja baru mulai buat selop aja belum siap. jadi gak keruan siapa lagi yang mau ngerjakan nya kalau sudah di potong-potong seperti ini jelas pemilik rumah dan uang kita sebanyak Rp, 1000.000.00 juta rupiah, mereka bawak kabur jelas pemilik rumah tersebut.

Baca Juga  Kunjungi Kampung Halamannya di Desa Kalukubodo, Anggota DPRD Fraksi PKS Traktir Warga Makan Bakso

(Tim)

BAGIKAN