Pemkab Enrekang tak Mampu Bayar TPP ASN, Pemuda Ini Sebut “Bupati Doyan Beri Janji Manis”

154
Advertisement

SULSELBERITA.COM. Enrekang, — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang rupanya tak sanggup membayar Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk para ASN di lingkup Pemkab Enrekang.

Pasalnya keuangan daerah tidak cukup untuk membayarkan TPP untuk para ASN. Kepala Badan Pengelolah Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Enrekang, Adhy Hasan mejelaskan pemkab Enrekang hanya mampu membayar TPP selama tiga bulan terakhir.

“TPP berdasarkan keunham daerah. Jadi hanya mampu membayar tiga bulan twrakhir, ” ujarnya, Minggu 10 April 2022 kemarin.

Adhy menuturkan kuran lebih RP 8 Miliar disiapkan untuk pembayaran TPP ASN Sela periode tiga bulan.

Sementara Bupati Enrekang, Muslimin Bando berjanji akan melunasi TPP para ASN di lingkup Pemkab Enrekang. Muslimin Bando mengupayakan bulan ini akan dicairkan sebab, kata dia proses pencairannya harus sesuai kedisiplinan dan kinerja para ASN.

Baca Juga  Kabur Usai Setubuhi Ibu Muda Tetangganya, Petani di Desa Ko'mara ini Akhirnya Tertangkap

Menanggapi dinamika TPP untuk ASN yang tidak terbayarkan. Pemerhati perintahkan Kabupaten Enrekang, Ridwan Wawan Poernama menjelaskan menduga pembayaran TPP ASN itu syarat akan janji yang tidak dipenuhi oleh Bupati Enrekang. Sebab, pengalaman sebumnya, honorer tenaga medis selama pandemi tidak terbayarkan sampai saat ini.

“Lagi-lagi TPP untuk ASN akan menjadi janji manis dari Bupati. Honorer tenaga medis selama pandemi melanda sampai saat ini belum lunas terbayarkan. Ditengah keuangan daerah kita lagi hancur harusnya para pejabat dan anggota DPRD tidak melakukan perjalanan dinas luar. Ini mengakibatkan keuangan daerah kita tidak maksimal,” kata, Ridwan Wawan Poernama, Senin 11 April 2022.

Bahkan kata, Wawan tidak maksimalnya potensi daerah menjadi kelemahan Pemkab Enrekang dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga  5000 Dosis Vaksin Covid-19 Tiba di Gudang Farmasi Dinkes Gayo Lues

“Lebih parahnya lagi seluruh potensi yang dimiliki Kabupaten Enrekang tidak menjadi perhatian khusus atau tidak dimanfaatkan dengan baik oleh Pemkab dalam meningkatkan PAD,” ungkapnya. (*)

BAGIKAN