Di Harkordia” Toddopuli” hadir Desak (APH) Berantas Kasus Korupsi

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM,Gowa- Hari anti korupsi sedunia (Harkordia) jadinmomentum gerakan seruan agar Indonesia bebas dari korupsi yang diperingati besok tepat tanggal 9 Desember 2021.

Sejumlah aktifis yang bergabung di beberapa Lembaga,Ormas dan organisasi Jurnalistik menyatu atas nama “Toddopuli” dimana aktivis yang bergabung dari berbagai lembaga seperti LSM Somasi,L-Kaji, Likma L-Komplek,L- Kompak Indonesia, L-Kontrak,Pemantik, Mapamkan dan Organisasi media seperti Gowamo,Sekat-RI AWPI dan Poin Dengan sekret berada di Pasar Rewa jln tumanurung no 6-7 Sungguminasa, Rabu,(8/12/21.)

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Muh Ramli Tojeng sebagai ketua LSM SOMASI (Soliditas masyarakat anti korupsi) ikut ambil bagian dalam momentum hari anti Rasuwa untuk mendorong APH (Aparat penegak hukum) dalam penindakan dan penanganan kasus dugaan korupsi baik itu dari pihak polri maupun kejaksaan,” ucapnya.

Sementara, Asrul Arifuddin SH ketum L-Likma Indonesia ( Lembaga investigasi kajian masyarakat Indonesia) juga angkat bicara sebagai anak bangsa kasus korupsi merupakan kejahatan yang dianggap kejahatan luar biasa maka dari itu perlu ada penanganan dan penindakan terhadap kasus dugaan korupsi,” tegasnya.

Asrul : “Kami melihat Kasus-Kasus korupsi yang ada di Kab Gowa belum ada yang sampai ke tingkat pengadilan dan perlu juga dipertanyakan dengan adanya hari anti korupsi sedunia,” ucapnya.

Ditempat yang sama Indra Gunawan aktivis muda yang aktif kritisi pemerintah terkait tindak pidana dugaan korupsi mengatakan bahwa perlu ada upaya untuk mendorongan pihak (APH) baik itu dari polri maupun kejaksaan yang menangani kasus korupsi supaya tidak masuk angin dan benar-benar propokatif dan propesional dalam menindak lanjuti kasus Korupsi yang ada.

“Sebagai aktifis Kami juga akan turun Unras (unjuk rasa) besok terkait hari anti korupsi sedunia dimana titik kumpul berada di Pasar Rewa dan lanjut ke jalan KH Wahid Hasyim belakang ballo Lompoa Sungguminasa dan aksi didepan Polres dan kejaksaan Gowa dengan berbagai tuntutan terkait kasus korupsi yang ada di Indonesia dan diahiri di batas kota,”punggasnya.

Laporan : Dani

Pos terkait