Vaksinasi Covid-19 Untuk Purnawirawan, Warakawuri dan KBT

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Sebagai bagian dari upaya bersama untuk mengakhiri wabah Virus Covid-19 di Indonesia yang telah berlangsung satu tahun lamanya. Kodim 1426/Takalar melaksanakan Vaksinasi Covid-19 Jenis Astra Zeneca (Covaz) kepada para Purnawirawan, Isteri Purnawirawan, Warakawuri dan KBT (Keluarga Besar TNI).

Kegiatan Vaksinasi berkerjasama dengan dinas Kesehatan Kab. Takalar dan Polkes 14.10.06 Takalar bertempat di Polkes 14.10.06 Takalar Kelurahan Kalabbirang Kecamatan Pattallassang Kabupaten Takalar, Jum’at, (4/6/2021).

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Jenis Astra Zeneca (Covaz) tahap 1 ditargetkan sekitar 400 orang selama 6 hari kegiatan Vaksinasi untuk Purnawirawan, Isteri Purnawirawan, Warakawuri dan KBT (Keluarga Besar TNI) di wilayah Kabupaten Takalar.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar dr. Hj. Rahmawati, S.Ked.S.p.P.A, M.Kes menyampaikan para Purnawirawan TNI, Isteri Purnawirawan, Warakawuri dan KBT yang sudah melaksanakan Vaksinasi Covid-19 tahap 1 akan kembali melaksanakan Vaksinasi tahab 2 nanti pada Bulan Agustus 2021.

Sedangkan Dandim 1426/Takalar mengatakan bahwa pihaknya akan memaksimalkan kegiatan Vaksinasi ini, agar seluruh Purnawirawan TNI, Isteri Purnawirawan, Warakawuri dan KBT yang ada di Kabupaten Takalar semuanya mendapatkan Vaksinasi Covid-19.

“Kegiatan Vaksinasi ini juga bertujuan untuk membantu pemerintah dalam memutus penyebaran Covid-19 dan mempercepat program Vaksinasi untuk kebutuhan Purnawirawan TNI, KBT dan Warakawuri yang rentan terhadap penularan Covid-19, ”ungkapnya.

Pos terkait