Pemdes Sawakong Bersama Warga Lakukan Kerja Bakti

19

SULSELBERITA.COM. Takalar – Peduli lingkungan dan sebagai upaya untuk mencegah penyebaran penyakit, warga masyarakat Desa Sawakong Kecamatan Galesong Selatan Kabupaten Takalar, melaksanakan kerja bakti bersih-bersih lingkungan.

Masyarakat terlihat saling bahu-membahu dalam melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan. Seperti yang terlihat di Dusun Sawakong LoloDesa Sawakong,Jumat (04/06/2021).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Suhardi Pj Kepala Desa dan didampingi Kepala Dusun Talakalabbua, perangkat Desa Sawakong ini juga melibatkan  masyarakat setempat, Ketua dan Anggota BPD, toko masyarakat,Kader Kader Didesa, Tim Sanggar Desa Sawakong Mereka fokus melakukan pembersihan lingkungan menebangi pohon, rumput dan saluran yang tersumbat juga menanam Serei dan Batang Kelor di pinggir jalan.

“Kerja bakti bersih-bersih lingkungan juga sebagai langkah antisipasi mencegah perkembang biakan Aedes Aegypti yang membawa penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD),” kata Suhardi.

Baca Juga  Wakil Bupati Takalar Sambut Kedatangan Muhammad Rapsel Ali di Takalar

“Dengan adanya kerja bakti maka lingkungan akan menjadi bersih dan sehat, jika lingkungan sudah bersih maka nyamuk Aedes Aegypti tidak berkembang biak. Dengan demikian masyarakat terhindar dari penyakit DBD,” terangnya.
Menurut Suhardi, salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk mencegah penyakit yakni dengan membersihkan pekerangan Rumah ,saluran air dan lingkungan akan menjadi sehat.

Suhardi mengimbau kepada masyarakat Desa Sawakong agar tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, selalu menjaga saluran air masing-masing agar berfungsi dengan baik.
Suhardi sebagai Kepala Desa Sawakong, berkeinginan bisa mengembalikan citra budaya gotong-royong masyarakat yang kini mulai tergerus sedikit demi sedikit.

“Dari dulu masyarakat Desa Sawakong terkenal dengan budaya gotong-royong, namun saat ini budaya itu sudah mulai berkurang. Oleh karena itu kami akan mencoba membangkitkan kembali budaya gotong-royong tersebut minimal dengan kerja bakti membersihkan lingkungan,” pungkas Suhardi.

Baca Juga  Perjuangan Siswa Mencari Jaringan untuk Kerjakan Tugas Sekolah

(Rai,red,qalam)

Advertisement
BAGIKAN