Hasil Tracking Didapat 22 Warga Wajib Swab

2

SULSELBERITA.COM. Boyolali. Untuk memutus mata rantai penyebarluasan virus Corona (Covid-19) pemerintah Kabupaten Boyolali dalam hal ini gugus penanganan covid-19 Kecamatan Andong, petugas Puskesmas, Polsek Andong dan Koramil 15/Andong melaksanakan tracking terhadap warga di Dukuh Pakem Desa Pakang Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali. Kamis (06/05)

Dari hasil tracking yang dilaksanakan terhadap warga Dukuh Pakem dikarenakan menghadiri prosesi pemakaman warga yang meninggal, yang bersangkutan sebelumnya merupakan pasien yang akhirnya dinyatakan positif Covid 19.

Oleh karena itu untuk menindaklanjuti hasil tracking tersebut Satgas Covid 19 Kecamatan Andong melaksanakan swab terhadap 22 orang warga Dukuh Pakem
Babinsa pakang Koramil 15/Andong Kodim 0724/Boyolali Sertu Sunarto menjelaskan bahwa penting untuk melakukan tracking untuk menelurusi jejak kontak antara pasien yang telah positif Covid-19 dengan orang yang berada di sekitarnya.

Baca Juga  Dibawah Kepemimpinan Andi Irma Mappanyukki, Srikandi WN 88 Nasioanal Ciptakan Terobosan Baru

“Upaya melakukan tracking ini perlu dilakukan agar corona tidak semakin bertambah. Dari hasil tracking yang dilakukan sebelumnya didapat 22 warga yang wajib swab” kata Babinsa.

Kegiatan Swab yang dilaksanakan di Desa Pakang ini juga dihadiri pihak Puskesmas Andong dr. Wilda, Kepala Desa Pakang Supardi ,Bidan Desa Pakang Siti Suryanti , pihak Koramil 15/Andong dan Polsek Andong.

PetugasKesehatan dari Puskesmas Andong menyampaikan pesan agar warga yang swab hari ini melaksanakan isolasi mandiri dengan memperhatikan betul protokol kesehatan selama menjalani isolasi diri di rumah dengan memberikan jaminan mengikuti prosedur yang sudah diberikan oleh petugas kesehatan bagaimana menjalani karantina mandiri.

”Saat ini warga yang swab wajib karantina mandiri , dengan pemantauan ketat sembari menunggu hasil swab keluar semua isolasi atau karantina mandiri akan diawasi langsung oleh pihak puskesmas,” Pungkas dr.Wilda.

Baca Juga  Dibantu Aparat TNI/POLRI, Puluhan Warga Dua Desa Bersihkan Pohon Tumbang di Jalan Poros Takalar - Jeneponto

Kepala Desa Pakang mengatakan isolasi mandiri ini diperlukan dukungan dari semua pihak baik dari pihak keluarga dekat , tetangga maupun warga oleh karena itu nanti kami akan sampaikan kepada ketua RT di Desa Pakang, semoga warga yang swab semua sehat tak ada yang positif covid 19. (Penerangan Kodim 0724/Boyolali).

(Agus Kemplu)

Advertisement
BAGIKAN