Dituding Biang Kerok Insiden Berdarah dalam Ruang Sidang Bamus, Ketua DPRD Takalar “Bungkam”

423

SULSELBERITA.COM. Takalar – Insiden berdarah yang terjadi dalam ruang sidang Bamus DPRD Kab.Takalar pada hari senin, 3/5/2021 sore, kini berbuntut panjang.

Pasalnya terduga pelaku penganiayaan kepada 2 anggota legislator A.NZ dari fraksi PDIP kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan resmi di tahan oleh pihak polres Takalar.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Takalar AKBP Berny Murjayanto yang dikonfirmasi hari ini melalui aplikasi Whatshap, “Benar mas sudah ditahan”. Ujarnya singkat. Selasa, (4/5/2021).

Akibat insiden berdarah tersebut, 2 orang legislator harus dilarikan ke rumah sakit karena  salah seorang korban yakni Legislator PBB Johab Nojeng mengalami luka robek di kepala dan di lengan, sementara legislator Partai PAN Bakri Sewang hanya menjalani rawat jalan, karena luka yang dideritanya tidak terlalu serius.

Baca Juga  Dinas Pertanian TPH Lampung, Studi Banding Transplantasi Pengembangan Budidaya Jagung Di Sulsel

Namun yang menarik dari munculnya insiden ini adalah tudingan salah seorang korban yakni Bakri Sewang, yang menyebutkan bahwa insiden ini terjadi pemicunya adalah ketua DPRD sendiri yakni Darwis Sijaya.

“Ini semua dipicu oleh Ketua DPRD Takalar yang tidak becus memimpin rapat, keputusan rapat sehari sebelumnya mau diulang, padahal sudah quorum”. Ujarnya dengan nada emosi. Senin, (3/5/2021).

“Tulis, kalau ketua Fraksi PAN yang ngomong seperti ini, ketua DPRD yang jadi pemicu insiden ini terjadi”, Ujarnya dihadapan beberapa wartawan yang menemuinya di RS Padjonga Dg Ngalle.

Sementara itu, ketua DPRD Takalar yang di konfirmasi melalui Aplikasi Whatshap terkait tudingan terhadap dirinya tersebut, sama sekali tidak merespon alias bungkam, meskipun chat konfirmasi sudah dikirimkan lebih dari 12 jam.

Baca Juga  Percepat Penanganan Covid-19, Lanud Soewondo Bantu Pendistribusian APD dan Mesker

Sampai berita ini diturunkan Darwis Sijaya tetap tidak merespon dan memilih untuk bungkam.

Advertisement
BAGIKAN