KATIK Sinjai Sinjai Kembali Angkat Bicara, Ini Penyebabnya !

22

SULSELBERITA.COM. SINJAI – Koalisi Anti Korupsi (KATIK) Sinjai Kembali Angkat Bicara Terkait dengan Dugaan pemotongan Insentif nakes petugas COVID 19 disemua puskesmas dan RSUD Sinjai.

Supriadi selaku Humas Katik mengatakan Masalah tersebut sebenarnya telah mencuat beberapa Bulan Lalu dan sempat Di RDP kan di DPRD Sinjai dengan menhadirkan beberapa OPD terkait.

“Masalah ini Kemarin Pernah kami Aspirasikan Di DPRD Sinjai, Namun Pada saat Di RDP kan kami tdk mendapatkan Undangan untuk menghadiri Rapat tersebut, Sehingga Kami dari Pembawa Aspirasi Tdk tahu persis apa perbahasan dan bagaimana kesimpulan RDP tersebut. Padahal kami yang Bawa aspirasi dan kami juga yang Punya data,” katanya. Senin (01/03/21).

Advertisement

“Kami menduga ada konspirasi antara DPRD dan Pemerintah dalam hal ini OPD terkait untuk sengaja tidak menghadirkan Kami di RDP tersebut,” Beber Supriadi.

Baca Juga  Binmas Punaga Polres Takalar Bersama Tim Gabungan Laksanakan Piket Posko Cek Point Covid-19 Ketupat

Sementara Ketua KATIK sinjai yang kami hubungi melalui Media Seluler Menjelaskan Bahwa kasus Tersebut memang terkesan di tutup-tutupi, padahal kami dari awal  secara kelembagaan meminta agar hal tersebut di Transparansi kan, Bukan hanya soal insentif Nakes tetapi juga pengelolaan Anggaran Covid 19.

“Kami meminta dan mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera melakukan menyelidiki dugaan pemotongan insentif nakes petugas COVID 19 disemua puskesmas dan RSUD Sinjai. Karna Ini ada Hubungannya Dengan Status salah seorang di medsos salah seorang Penggiat Sosial Yang di Laporkan di Polres Sinjai dengan Dugaan Pencemaran Nama Baik Oknum Pejabat di Sinjai,” tegas Sabir.

Sampai berita diturungkan masih sementara menghubungi pihak yang bersangkutan untuk mengklarifikasi

(Red)

Advertisement
BAGIKAN