Soroti Kelangkaan Pupuk Subsidi, GAM Kembali Gelar Unjuk Rasa

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Makassar,– Rabu 6 Januari 2021 sekelompok Mahasiswa yang mengatasnamakan dirinya GAM (Gerakan Aktivisi Mahasiswa) kembali melakukan Aksi Unjuk Rasa atas kekecewaannya terhadap Menteri Pertanian, Bapak Syahrul Yasin Limpo.

Gerakan Aktivis Mahasiswa menganggap kelangkaan pupuk subsidi dibeberapa kabupaten/kota Sulawesi Selatan adalah salah satu bukti kegagalan Menteri Pertanian. Sebab, tidak mampu menjamin ketersediaan stok pupuk subsidi bagi Petani yang telah memasuki musim tanam.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Diketahui bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar yang utama harus dipenuhi setiap saat, ketersediaan pangan tentu harus terjamin. Krisis pangan dapat membahayakan stabilititas ekonomi nasional.

GAM Kembali Gelar Unjuk Rasa, Benarkah Mentan Gagal Penuhi Kebutuhan Pupuk Petani???

Menurut Kifli, Jendral Lapangan GAM dalam orasinya “Kami meminta kepada Bapak Presiden Jokowi agar mempertimbangkan kembali untuk segera melakukan resufflee terhadap Kabinet kerja khususnya di Kementerian Pertanian, Hari ini saya menyaksikan jeritan Masyarakat (Petani) yang terancam gagal panen karena tidak mendapatkan alokasi pupuk subsidi dari Pemerintah”

Lanjut Kifli, “Statement yang dilontarkan oleh Menteri Pertanian dalam hal ini Syahrul Yasin Limpo dalam janji politiknya menjamin ketersediaan pupuk subsidi bagi petani di Indonesia dan akan menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia, namun secara faktual dan realitasnya dilapangan, ini tidak akan mungkin tersjadi. Sebab, ketersediaan pupuk subsidi dari beberapa daerah di Indonesia belum dapat di ter akomodir secara keseluruhan.

Meski Upaya sidak pun telah dilakukan dibeberapa daerah, kami menganggap itu hanya sekedar seremonial dan pencitraan belaka. Sebab Samppai hari ini belum ada hal positif yang secara signifikan yang dirasakan oleh petani.

Setelah melakukan aksi unjuk rasa yang dikawal ketat oleh aparat kepolisian dari Polsek Rappocini mereka membubarkan diri dengan teratur sesuai dengan instruksi Jenderal Lapangan.

Pos terkait