Gas Elpiji 3 Kg Hilang Bak Ditelan Bumi di Takalar, Harga Meroket Sampai Rp45 Ribu

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Takalar semakin memuncak. Barang yang seharusnya mudah didapat di setiap warung kini seolah hilang ditelan bumi. Akibat kelangkaan yang parah tersebut, harga di tingkat pengecer meroket tajam, dari harga normal Rp20 ribu kini dijual mencapai Rp35.000 hingga Rp45.000 per tabung jika ada.

Kondisi ini membuat warga panik dan kebingungan. Banyak ibu rumah tangga harus berkeliling dari satu penjual ke penjual lain demi mendapatkan gas untuk memasak, namun sering kali pulang dengan tangan hampa. Kelangkaan ini menjadi sorotan tajam dan menuai kritik keras dari masyarakat.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Berikut beberapa  tanggapan dan keluhan dari warga Takalar:

Sitti Aminah, Ibu Rumah Tangga, Galesong:

“Sudah tiga hari saya keliling cari gas, tidak ketemu juga! Kalau ada, harganya sampai Rp45 ribu. Gaji suami saja pas-pasan, bagaimana kami harus makan kalau gas saja semahal ini?

Abdul Rajab, Pedagang Warung Kecil,

“Saya sudah dua minggu tidak bisa stok gas 3 kg. Agen bilang pasokan kurang, tapi di pasar gelap ada dan mahal. Rakyat kecil yang jadi korban. Pemerintah harus tegas, jangan biarkan rakyat kesulitan hal mendasar seperti ini!”

Rahmawati, Warga  Polongbangkeng Timur:

“Gas hilang, harga meroket. Kami tidak minta mahal, cukup ada dan terjangkau. Kalau barang subsidi saja tidak bisa dijamin ketersediaannya, untuk apa program pemerintah? Tolong perhatikan kami rakyat kecil ini!”

Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab kelangkaan dan lonjakan harga tersebut. Masyarakat berharap pemerintah segera turun tangan dan mengembalikan ketersediaan serta harga gas elpiji 3 kilogram sesuai ketentuan yang berlaku.

Pos terkait