Ketua Umum LSP3M GEMPAR INDONESIA Sul Sel soroti Pengawasan Penyaluran JPS di Kabupaten Gowa

8

SULSELBERITA.COM. Gowa – Ketua Umum LSP3M GEMPAR INDONESIA Sul Sel Amiruddin.SH Kr Tinggi menyoroti kinerja kepala dinas sosial kabupaten gowa,ditemukannya sembako yakni ribuan karung beras, ribuan dos mie instan,ribuan dos ikan sarden,ribuan bungkus gula pasir,ribuan bungkus terigu dan ribuan dos susu di Gedung Wanita yang jaraknya hanya beberapa meter dari kantor polres gowa dan digedung diklat yang hanya beberapa meter di rumah jabatan bupati Gowa, dimana sembako tersebut diduga bantuan penanganan Covid 19 ditampung didua gedumg tersebut.

Amiruddin membeberkan terkait bantuan penanggulangan Bencana Nasional pandemi Covid 19 masyarakat kabupaten gowa hanya satu kali saja menerima sembako selama Covid 19 yang membuat masyarakat kelaparan.

Menurut Ketua Umum LSP3M GEMPAR INDONESIA Sul Sel bahwa ditemukan ribuan paket sembako didua gedumg tersebut oleh tim kami sekaligus disaksikan langsung oleh kasat Intelkam polres gowa, maka menurut Amiruddin,seharusnya Polisi selaku Penegak hukum membuat laporan model A.dengan dasar ditemukannya barang yang mencurigakan atau barang yang disembunyikan,atau polisi dapat melakukan pengamanan terhadap barang yang mencurigakan tersebut untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan, apalagi sembako tersebut persis sama paketnya bantuan Covid 19.

Baca Juga  Bhabinkamtibmas Desa Popo Bersama Babinsa Sambangi Pemukiman Warga, Ini Tujuannya
Advertisement

Lanjut Amiruddin,bahwa penumpukan sembako ada dari seputaran rumah jabatan bupati GOWA dan digedung wanita jarak dari kantor polres gowa hanya beberapa meter,tidak ditemukan oleh anggota polres gowa dan pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Gowa pada hal sembako ini sangat mencurigakan karena sembako ini diangkut pakai mobil boks dan paling aneh kedua gedung penampungan sembako dijaga oleh anggota polisi berdasarkan investasi LSP3M GEMPAR INDONESIA Sul Sel ( Mursalim ).

Dikatakan lagi oleh Amiruddin saat wawancara dengan media online,bahwa bantuan Covid 19 dikabupaten GOWA ratusan miliar,kenapa masyarakat hanya satu kali menerima bantuan sembako,kenapa tega Dinsos kabupaten gowa rakyat lapar,dan kenapa nanti saat saat pesta rakyat mendekat memilih pemimpinnya tanggal 9 Desember 2020 baru dikemas barang sembako ini,ada apa dengan dinsos kabupaten gowa,ada apa sembako ini ditampung di Gedung terkesan disembunyikan,polisi saja dilarang masuk digedung tersebut oleh penjaganya.

Baca Juga  Babinsa dan Babinkamtibmas Banyuanyar Bantu pengamanan penyaluran Bantuan Sosial Tunai ( BST)

Ketua Umum LSP3M GEMPAR INDONESIA Sul Sel berharap kepada PENEGAK hukum dikabupaten Gowa agar kasus ini ditindak lanjuti untuk mencari tahu dari mana asal sembako tersebut,dan untuk apa disembunyikan,dan kenapa ada keluar salah satu calon bupati di GOWA menemui Kasat intelkam di TKP,sementara diketahui bahwa orang tersebut bukan orang Dinsos kabupaten gowa,sangat mencurigakan.

Menurut Amiruddin.SH,polisi harus mengamankan sembako ini untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan sebagai barang bukti.

Amiruddin menduga barang sembako ini akan disalahgunakan oleh oknum pendukung calon bupati digowa,dan Amiruddin berharap agar polisi membuat laporan model A.,jangan lagi menunggu laporan dari kami untuk mempercepat penyelidikan dan penyidikan terhadap oknum yang diduga terlibat penimbunan sembako tersebut tutupnya.

Advertisement
BAGIKAN