Di Balik Suasana Open House Lebaran: Bupati Takalar Beri Arahan Khusus Seluruh Camat, Tekankan Pelayanan Hingga ke Tingkat Bawah

SULSELBERITA.COM. TAKALAR – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai open house hari kedua yang digelar Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, pasca perayaan Iduladha. Di tengah ramainya tamu yang bersilaturahmi, terselip momen penting saat seluruh camat se-Kabupaten Takalar dikumpulkan khusus untuk menerima pengarahan langsung dari orang nomor satu di daerah tersebut.

Momen ini menjadi sorotan tersendiri. Di tengah canda tawa dan keakraban, suasana berubah menjadi ruang diskusi serius, evaluasi, dan penyamaan visi bagi para pemimpin wilayah tingkat kecamatan. Meski berlangsung dalam suasana libur lebaran, pembahasan yang disampaikan terasa mendalam dan menjadi prioritas utama bagi pemerintahan daerah.

Bacaan Lainnya

Idul Adha - Camat Pattallassang

Dalam arahannya, Daeng Manye menegaskan peran strategis para camat sebagai ujung tombak pemerintahan. Ia meminta seluruh camat untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, memastikan setiap program pemerintah berjalan efektif, serta menjamin bahwa manfaat pembangunan benar-benar dirasakan hingga ke lapisan paling bawah.

“Jangan sampai ada masyarakat yang tidak merasakan keberadaan pemerintah di lingkungannya. Camat harus menjadi solusi utama dan garda terdepan dalam pelayanan bagi warga di wilayah masing-masing,” tegas Daeng Manye di hadapan para camat.

Pengarahan tersebut tidak hanya berisi evaluasi kinerja, tetapi juga dorongan moral agar para camat bekerja dengan penuh dedikasi, menjaga kedisiplinan, serta memelihara kekompakan tim dalam menjalankan roda pemerintahan.

Camat Galesong Selatan membenarkan bahwa pertemuan seperti ini merupakan bagian rutin dari sistem pemantauan kinerja yang diterapkan Bupati. Menurutnya, momen lebaran dimanfaatkan secara bijak untuk menggabungkan silaturahmi sekaligus penyamaan arah kebijakan.

“Ini bukan hal baru, karena memang sering dilakukan untuk monitoring dan evaluasi kinerja. Kebetulan masih dalam momentum lebaran, jadi sekalian kami dikumpulkan untuk bersilaturahmi sekaligus diberi arahan. Fokus utamanya soal kedisiplinan, pelayanan publik, dan bagaimana menjaga komunikasi yang baik dengan warga,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Camat Polongbangkeng Selatan, Ayatullah Rawtib, yang menilai arahan Bupati sebagai penyemangat baru. Ia menyebut pesan utama yang diterima adalah kewajiban untuk responsif terhadap keluhan masyarakat dan bergerak cepat menyelesaikan persoalan di lapangan.

“Pak Bupati mengingatkan kami agar selalu hadir, mendengar apa yang menjadi keluhan warga, dan bertindak cepat menyelesaikannya. Ini menjadi energi baru bagi kami untuk bekerja lebih baik lagi,” ujar Ayatullah.

Open house kali ini pun akhirnya memiliki makna ganda: bukan sekadar ajang mempererat tali persaudaraan pasca hari raya, tetapi juga momen penting memperkokoh soliditas pemerintahan Kabupaten Takalar. Di tengah suasana kehangatan, Daeng Manye menegaskan satu hal: pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama, kapan pun dan di mana pun.qqqaqq

Pos terkait