Tolak PILKADA, Mahasiswa Sospol Unismuh Makassar Blokir Jalan dengan Mobil Kontainer

183

SULSELBERITA.COM. Makassar - Gerakan Mahasiswa Sospol Universitas Muhammadiyah Makassar gelar aksi demonstrasi di depan Kampus Unismuh Makassar, Jl Sultan Aluddin, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (28/09/2020).

Massa aksi selain melakukan orasi secara bergantian, juga membentangkan spanduk dan bakar ban, mereka juga memblokade jalan menggunakan mobil kontainer.

Salah satu orator sekaligus Sekertaris Umum BEM Fisip Unismuh Reskiawan mengatakan bahwa pilkada yang akan di laksanakan 9 Desember 2020 harus di tolak untuk di laksanakan nya.

Advertisement

Dalam orasi Reskiawan mengatakan ketika pilkada tetap di lanjutkan maka pemerintah sama dengan menggali kuburan untuk masyarakat nya di akibatkan pandemi covid 19 yang merajalela dan semakin meningkat.

Di lanjutkan oleh Jalil Abede selaku Jendral Lapangan mengatakan bahwa mereka sangat prihatin atas kondisi bangsa hari ini.
“Banyaknya kebijakan pemerintah yang lahir bukan karena kehendak rakyat sehingga tidak sedikit dari kebijakan tersebut malah mengancam keberlangsungan hidup rakyat.” Kata Jalil dalam orasinya.

Baca Juga  Lama Tak Ada Kabar, Ternyata Diam Diam Aspidsus Kejati Kepri Sukses Selamatkan Uang Negara 7 Miliar Lebih

Ketua BEM fisip Unismuh juga berkomentar bahwa pilkada memang hal wajib kita lakukan tetapi ada hal yang lebih urgent dari pada itu, yaitu kemanusiaan sehingga kita akan tetap tolak Pilkada serentak berdasarkan kemanusiaan.

Dan di pertegas lagi oleh Reskiawan dalam orasi nya ketika pemerintah tetap ngotot untuk melaksanakan pilkada maka pemerintah telah mengambil langkah yang salah, tegas nya dalam orasi.

Advertisement
BAGIKAN