Hasanuddin Kansi, Resmi Polisikan Ketua Obor Rakyat Sultra

499

SULSELBERITA.COM.  Kendari, Sulawesi Tenggara. Hasanuddin Kansi, Selaku Korban Pencemaran nama baik dan Penyebar isu Hoax ( UUITE ). Resmi melaporkan. Asmed Afandi ( Ketua Obor Rakyat Sultra ) di mana dalam pernyataan Asmed Afandi, di media detikcoy.com telah menuding Hasanuddin Kansi, sebagai Penjual Idealisme Mahasiswa dan juga menuding telah menerima sejumlah uang dari POLDA SULTRA. agar menghentikan pergerakan Massa Aksi satu tahum mati tertembaknya Randi dan Yusuf dikendari.

Hasanuddin Kansi, dalam laporanya mengadukan dua tuntutan yakni, pencemaran nama baik dan penyebar isu Hoax ( UUITE ).

Didampingi, Konsultan Hukum, Pendamping Hukum, Ketua Aliansi Pemuda dan Pelajar Sulawesi Tenggara ( AP2 SULTRA ) dan beberapa Aktivis Sulawesi Tenggara serta sejumlah awak media. Hasanuddin Kansi, berharap serta menegaskan, Kepada POLDA SULTRA agar segera memangil serta memproses pelaku, dimana pelaku diduga telah melakukan perbuatan pencemaran nama baik serta menyebar isu hoax ( UUITE ) yang dialamatkan kepadanya. ( Senin 28/09/2020).

Baca Juga  Tetap tidak Taati Aturan, AMPERA dan GPMI Kembali Seruduk Mercuri Hotel Nexa Pettarani
Advertisement

Sementara itu, Petugas Piket, Dir.Reskrimsus Polda Sultra. Briptu BA Ditreskrimsus, Deni Dahlan, SH. saat di konfirmasi di lantai dua di ruang Dir.Reskrimsus polda sultra, membenarkan adanya laporan dari saudara Hasanudddin Kansi selaku korban pencemaran nama baik dan penyebar isu hoax ( UUITE ). ''iya benar laporan sudah kami terima untuk disampaikan ke pimpinan untuk diklarifikasi dan diverifikasi kemudian baru dibawah keruang wasidik untuk dilakukan penyeidikan guna untuk disposisi. ujarnya.

Sekedar untuk diketahui sebelumnya di mana.( media online detikcoy.com,) dalam rilis beritanya.

"pada pernyataan. Ketua. Obor Rakyat Sultra mengecam tindakan beberapa oknum yang duga telah menjual Idealisme Mahasiswa dalam Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa mengenang Randi - Yusuf di Kendari.

bahkan, Ketua Obor Rakyat Sultra, Asmet Afandi yang juga mahasiswa disalah satu perguruan tinggi di Kendari, dalam rilis persnya mengatakan bahwa oknum-oknum tersebut hanyalah mengambil keuntungan dari gerakan itu untuk kepentingan pribadinya.

Baca Juga  Menari di Atas Kekecewaan, Sejumlah Massa Aksi Adakan Lulo di Tengah Aksi Tolak Kedatangan 152 TKA Asal Cina

"Mereka adalah oknum yang hanya mengambil keuntungan dari aksi mahasiswa itu dengan menjual idealisme mahasiswa dan ini sudah terjadi berkali,"

Asmet Afandi juga mengungkapkan bahwa mereka adalah pemain lama yang selalu ada ditengah-tengah mahasiswa untuk memantau setiap aksi dan mencari celah untuk mendapatkan keuntungan.

"Mereka itu adalah pemain lama yang berada ditengah mahasiswa dan selalu mencari celah untuk mendapatkan keuntungan dari setiap aksi yang ada," ungkapnya.

Masih Lanjut, Afandi sapaan akrabnya juga mengetahui identitas pelaku dan mengatakan dua diantara mereka tidak memiliki jenjang pendidikan formal di perguruan tinggi.

"Ada dua diantara mereka bukanlah mahasiswa dan kalau ditanya, ia mengaku mahasiswa. Untuk identitasnya telah kami kantongi dan mereka adalah pemain lama," katanya lagi.

Asmet Afandi memberkan identitas dua pelaku dan cara yang mereka lakukan agar bisa menjadi catatan untuk setiap mahasiswa yang memiliki idealisme dalam berjuang.

Baca Juga  Krisis Kepercayaan, Masyarakat Desa Amboniki Resmi Laporkan Kadesnya ke Polda Sultra

"Ada dua identitas pelaku yang kita beberkan disini, yakni atas nama Bram Barakatino dan ia bukanlah mahasiswa serta satunya lagi, Hasanuddin yang juga buka mahasiswa.( Red. dalam berita detikcoy.com tanggal 24/09/2020 jam 11 : 47 PM )

Namun. Berita tersebut telah dihapus atau ditarik oleh media detikcoy.com dan tiba tiba menayangkan permohonan maaf dan klarifikasi Redaksi Detikcoy.com di sultra. dimana tidak ditujukan langsung kepada korban, ada apa sebenarnya? Hasanuddin Kansi jadi bertanya - tanya .

Hingga berita ini diturunkan pihak media ini terus mengikuti proses babak baru, Pencemaran nama baik serta penyebaran isu hoax oleh, Ketua Obor Rakyat Sultra

Sehingga demi Cover Both Sides dalam setiap pemberitaan awak media ini, tetap mengedapankan balance dalam setiap berita dan bisa dipertangung jawabkan.

To Be contiuned.....?

|| Laporan Perwakilan Sulawesi Tenggara :

( H E N D R A )

Advertisement
BAGIKAN