Warga Desa Popo terima BLT Tahap 3, Bupati Takalar: Bukan untuk Cicil Kursi

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Warga Desa Popo, Kecamatan Galesong Selatan kembali menerima bantuan langsung tunai (blt) dana desa tahap ke-3, Senin (27/7/2020) pagi.

Bantuan yang diberikan ditengah pandemi tersebut diberikan langsung oleh Bupati Takalar H. Syamsari, S.Pt, MM untuk 192 kepala keluarga penerima.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Usai memberikan bantuan, H. Syamsari berpesan agar bantuan tersebut dipergunakan dengan baik sesuai peruntukkannya yakni untuk memenuhi kebutuhan pokok.

“Ini bukan untuk nyicil kursi atau beli baju baru ya, kita pakai beli beras, ikan, telur. Harapannya kedepan agar kita semua menerapkan kemandirian pangan, sayuran tidak usah dibeli kalau bisa kita tanam sendiri dipekarangan rumah juga bisa,” ujar Bupati Takalar.

H. Syamsari juga menyampaikan bahwa bantuan yang diterima masyarakat sejak tiga bulan berturut-turut selama masa pandemi tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat. Olehnya itu, Ia meminta kerjasama masyarakat untuk mendukung pemerintah selama masa pandemi ini.

Untuk diketahui, Desa Popo yang berpenghuni 2564 jiwa saat ini telah tercover blt dana desa sebanyak 192 KK, penerima PKH sebanyak 205 KK, penerima BPNT sebanyak 313 KK, dan BLT Kemensos sebanyak 96 KK.

“Kita patut bersyukur karena banyak bantuan yang diterima di Desa Popo. Dan kedepan kita akan dilakukan pencegahan stunting dengan pemberian makanan tambahan setiap penimbangan,” ujar kepala Desa Popo Bostan Tata.

Pos terkait