Puluhan Massa HMI MPO, IMM dan Sapma PP Makassar: Gubernur Segera Hentikan Tambang Di Kepulauan Sangkarrang

264

SULSELBERITA.COM. Makassar, - Puluhan Mahasiswa dan Anak Masyarakat Kep. Sangkarrang berunjukrasa di bawah Jembatan Fly Over (FO) Jl. Urip Sumoharjo Kel. Sinrijala Kec. Panakkukang kota Makassar dari Aliansi IMM Makassar, HMI MPO Cab. Makassar Dan Sapma PP yang dipimpin Sardi (Koord Aksi), Aksi tersebut terkait "Tolak Aktifitas Penambangan Pasir Laut Di Kec. Kep. Sangkarrang Kota Makassar" Selasa (07/07/20) sore tadi

Dari pantauan, Peserta aksi tampak orasi secara bergantian dengan menggunakan Megaphone, Membentangkan Spanduk bertuliskan Kritikan-kritikan Kepada Gubernur Sulsel dan Camat Sangkarrang serta PT. Boskalis Internasional Indonesia dan PT. Banten Lautan Indonesia.

Advertisement

"Stop Sksploitasi Laut Kep. Sangkarrang Demi Kesejahteraan Nelayan. Lawan Atau Tenggelam. Kami Menuntut Gubernur Sulsel Mencabut Izin Tambang Pasir Laut"

Dalam orasi Sardi selaku Koordinator aksi mewakili Masyarakat Nelayan Kep. Sangkarrang, Meminta "Hentikan semua Aktivitas penambang pasir di Wilayah Sangkarrang. Mencabut izin PT. Boskalis Kontraktor dan PT. Banten lautan indonesia sebagai pemegang konsesi diwilayah tambang. Menuntut biaya pemulihanlingkungan bekas tambang agar tidak terjadi abrasi." Tegasnya.

"Menuntut biaya ganti rugi nelayan yang kekurangan pendapatan akibat aktivitas penambang. Serta mendesak agar Gubernur Sulsel mengunjungi pulau Sangkarrang dan melihat langsung nasib nelayan." Tutupnya.

Tak hanya itu, Peserta aksi membakar ban bekas serta menyandra kendaraan, sebagai bentuk mosi tidak percaya kepada Gubernur Sulsel.

Peserta aksi juga mendatangi kantor Gubernur Prov. Sulsel dan Kantor DPRD Prov. Sulsel, Untuk meminta segera hentikan Proyek tambang pasir yang saat ini menyengsarakan Masyarakat Nelayan Kep. Sangkarrang kota Makassar.

Hingga berita ini tayang, Tim media berusaha mengkonfirmasi Gubernur Sulsel, Namun tidak ada respon untuk memberikan klarifikasi terkait hal tersebut. (WS)