Yugo: DP yang Meninggalkan Kami

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Makassar – Ketua Partai Berkarya Kota Makassar, Yusuf Gunco mengungkapkan jika bakal calon Walikota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto (DP) mengabaikan dukungan partainya untuk memenangkan Pemilihan Walikota (Pilwali) Makassar, yang akan digelar pada, 9 Desember mendatang.

Yusuf Gunco yang akrab disapa Yugo menjelaskan, jika partai Berkarya yang memiliki 1 kursi di DPRD kota Makassar telah mengabulkan permintaan, DP menempatkan namanya diurutan pertama yang akan diusul ke DPP. Maka, Yugo mengabulkan permintaan, DP. Akan tetapi seiring waktu berjalan, DP meninggalkan Berkarya dan meremehkan dukungan partai itu.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

‘DP yang meninggalkan partai Berkarya. Sebagai seorang sahabat yang melekat pada dirinya, saya kabulkan keinginannya untuk diusung partai Berkarya. Di rapat pleno kita sudah rapatkan namanya, dan namanya paling teratas dikirim di DPP. DP mengatakan tolong nama saya di simpan diurutan pertama, kami ikuti, pada akhirnya pengorbanan kami diabaikan,” kata, Yugo, Senin (6/7/2020).

Penilaian, DP terkait kedekatan emosional, Yusuf Gunco dan keluarga besar bakal calon Walikota, Irman Yasin Limpo (None) membuat, DP yakin partai Berkarya tidak akan mengusungnya di Pilwali Makassar. Padahal itu salah, kata Yugo awalnya partai Berkarya komitmen mendukung, DP.

“Sinyal DPP mau dukung beliau sangat kuat. Tetapi pada akhir, DP menganggap saya tidak mendukungnya karena saya dekat dengan keluarga None, itu tidak benar dalam dukungan ke dirinya. Padahal kami siap dukung DP. Intinya DP tidak menindaklanjuti, tidak merespon, tidak menindaklanjuti dukungan kami. Maka, DP memutuskan tidak membangun komunikasi lagi dengan pihak partai Berkarya,” jelas Yugo.

Tidak hanya partai Berkarya, hak yang sama didapatkan oleh partai Golkar. Dimana, DP mengabaikan dan meninggalkan dukungan partai Golkar tanpa alasan. (*)

Pos terkait