LBS-PENUS bersama KPMI SUL-SEL gelar unjuk rasa, minta Dinas Sosial Jeneponto Bertanggung Jawab

SULSELBERITA.COM. JENEPONTO – LBS-PENUS (Lembaga Bantuan Sosial-Pemuda Nusantara) bersama KPMI ( Komite Perjuangan Mahasiswa Intelektual) Sulsel melakukan Aksi Demonstrasi di kantor dinas sosial kab.jeneponto siang tadi. Rabu, 1 Juli 2020.

Para demonstran mengecam pihak yang terlibat dalam penyaluran Bantuan pangan non tunai (BPNT) untuk segera bertanggung jawab atas adanya indikasi penyelewengan sisa dana pembelanjaan tiga bahan pokok yang di salurkan  kepada KPM oleh pihak penyalur.

Bacaan Lainnya
Selamat Hari Anti Korupsi Sedunia

Demonstran juga menegaskan bahwa dinas sosial selaku pihak yang berfungsi sebagai tenaga pelaksana bantuan sosial yang bertugas mengawasi dalam optimalisasi program tersebut, agar dapat memberikan pertanggung jawabannya  terhadap apa yang menjadi penyebab adanya indikasi tersebut.

Setelah demonstrasi berlangsung, Sekretaris Dinas Sosial beserta kepala bidan penanggulangan fakir miskin, mengajak perwakilan ke dua lembaga untuk audensi.

Pihak dinas menyampaikan bahwa Kepala Dinas Rusli Ramli telah pensiun dan hari ini sudah tidak aktif lagi.

“Kami kecewa hari ini pak Kadis Dinas Sosial tidak menemui kami, padahal beliau sebelumnya merespon dan bersedia menerima dan melakukan audiensi dengan kami, bahkan kami sudah menghubungi beliau oleh tapi beliau menolak hadir hanya dengan alasan sudah pensiun dan belum ada Plt Kadinsos” jelas Agung Indar Jaya selaku Ketua KPMI Sulsel.

Para demonstran menegaskan bahwa jika 7×24 jam, apabila Dinas Sosial tidak bisa menghadirkan semua pihak yang bertanggung jawab dalam penyaluran tersebut, maka demonstran akan kembali melakukan aksi demonstrasi dengan gelombang massa yang lebih besar dan jika memungkinkan demonstran akan melakukan blokade kantor dinas sosial apabila ada dengan sengaja melakukan spekulasi kasus.

(Red)

Pos terkait