Sampah Berhari Hari Tak Diangkut, Alun Alun Kota Makkatang Dg Sibali “Botto dan Rantasa”

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Program Gema Tasamara Pemerintah Kabupaten Takalar, kini mulai dipertanyakan, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan yang selama ini menjadi ujung tombak suksesnya program Pemda Takalar tersebut, kini mulai menuai sorotan.

Salah satu contoh, sampah yang menumpuk di area alun alun Makkatang Dg Sibali, sudah berhari hari tak pernah diangkut lagi, akibatnya, bau busuk menyengat diarea kafe dan tenda tenda yang selalu ramai oleh pengunjung.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Kondisi tersebut, tentunya sangat mengganggu kenyamanan, bukan saja menimbulkan bau busuk, yang menyengat, tetapi juga nampak terlihat kotor.

Salah seorang pemilik cafe, Amnda Dg Puji, mengaku sangat terganggu dengan kondisi tersebut, karena rata rata pengunjungnya mengeluh oleh bau busuk.

“Sudah bebeeapa hari pak tidak pernah diangkut lagi, jadinya terlihat rantasa dan botto’, pengunjung di cafe kami ini rata rata mengeluh, karena menimbulkan ketidak nyamanan”. Keluh Dg Puji. Jumat, (26/6/2020).

Hal.senada juga disampaikan oleh Rusdi salah seorang pengunjung, dirinya mengaku sangat terganggu dengan kondiai tersebut.

“Bau sekali ini pak, padahal sebwlum sebelumnya tidak ada yang sepeeti ini, kami jadi tidak nyaman menikmati makanan dan kopi, karena bau busuk yang menyengat”. Kesal Rusdi.

Pos terkait