Isu Penggantian Pejabat Wali Kota Makassar, Menuai Sorotan Publik

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Makassar – Ketua Umum LSP3M Gempar Indonesia Sulawesi Selatan Amiruddin.SH.Kr.Tinggi angkat bicara terkait Isu Penggantian PJ.Walikota Makassar Prof Yusran yang baru menjabat 1 bulan 14 hari adalah terkesan ketidak mampuan manajerial atasan PJ Wali Kota untuk memberikan arahan dan petunjuk kepada jajarannya kebawah Walikota atau bupati.

Gubernur Sulawesi Selatan seharusnya memberikan teguran atau memberikan arahan terhadap pj.walikota Makassar bukan main Copot saja, dengan Kejadian ini baru Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan membuat sejarah mengangkat PJ Walikota Makassar hanya 1 bulan 14 hari.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Dijelaskan oleh Amiruddin SH Kr.Tinggi Ketua Umum LSP3M Gempar Indonesia Sulawesi bahwa sekalipun berapa kali mengganti PJ Walikota.Makassar, kalau semua OPD tidak diganti,maka tidak akan berubah keadaan Pemerintahan dikota Makassar, karena WALIKOTA adalah manajerial tapi tidak dilaksanakan oleh OPD.

Ditambahkan lagi oleh Amiruddin.SH.Kr.Tinggi, bahwa PJ Walikota Makassar Prof Yusran seharusnya diberikan kesempatan untuk adaftasi atau melakukan pengenalan terhadap keadaan dikota Makassar dan memberikan kesempatan untuk menata OPDnya, bagaimana PJ Walikota Makassar mau bekerja dengan baik kalau baru satu bulan lebih bekerja sudah dicopot

 

Pos terkait