Bupati Keliling Kontrol Kesehatan Warga di Mangarabombang

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Dengan membawa serta tim dari Dinas Kesehatan dan kader kesehatan desa, Bupati Takalar H. Syamsari, S.Pt, MM mengecek secara langsung kondisi kesehatan warga di Desa Bontoparang, Kecamatan Mangngarabombang, Jumat (19/6/2020) pagi.

Bupati mengecek kondisi kesehatan warga sekaligus melakukan evaluasi kerja-kerja aparat di Lapangan apakah sudah tepat atau masih perlu pembenahan sekaitan dengan pelayanan kesehatan ditingkat desa.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

“Kita keliling hari ini untuk mengevaluasi kinerja Puskesmas, koordinasinya dengan pemerintah desa dalam mengontrol kesehatan. Saya ingin memastikan bahwa hak dasar yaitu kesehatan warga terpenuhi. Sehingga mulai jumat ini kita memulai jumat berkah, dimana puskesmas lebih aktif turun berkoordinasi pemdes untuk mengontrol kesehatan warga,” jelas Bupati Takalar.

Melalui gerakan jumat berkah ini, Bupati Takalar berharap jumlah warga yang reaktif terhadap covid-19 dapat ditekan karena mengedepankan langkah-langkah antisipatif.

“Sebenarnya jejaringnya sudah baik sekali, ada Puskesmas dan Camat, ada Pemerintah desa dan kader kesehatan desa, kalau kerja-kerja mereka rutin mengontrol kesehatan warga, terkoordinasi dengan baik maka tidak akan mungkin ada keluhan warga tak terlayani.

Jika ada keluhan warga tak terlayani maka itu tanda bahwa kerja pkm dan camat juga pemdes dan kader kesehatan desa tak rutin dan tak terkoordinasi,” papar Bupati Takalar.

Salah satu warga yang dikunjungi oleh Bupati Takalar dalam kontrol kesehatan tersebut bernama Kobo Daeng Bone (60) seorang penderita diabetes sejak 9 tahun yang lalu yang kini mengalami kebutaan dan seorang anak yang mengalami gizi buruk di Desa Bontoparang, disertai dengan pemberian bantuan berupa uang tunai.

Pos terkait