Ratusan Massa Aksi Konsorsium Masyarkat Latoma Segel Kantor Bupati, Bappeda dan DPRD

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Konawe – Ratusan massa Aksi yang tergabung dalam Konsorsium Masyarakat Latoma lakukan penyegelan tiga Kantor Daerah Kabupaten Konawe.

Konsorsium Masyarakat Latoma ( KML )ini menurunkan Ratusan masa aksi, guna merefleksi Pemda Konawe Satu Tahun runtuhnya Jembatan latoma akibat dari banjir bandang tahun lalu.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Dimana pada tahun 2019 lalu Anggaran 1.4 Milyar telah di anggarkan sebelumnya namun sampai hari ini belum ada realisasinya.ungkap Irfan Korlap ( KLM),kamis,11/06/2020.

“Iya hari ini kami menurunkan ratusan masa Aksi mempertanyakan bagaimana kelanjutan terkait runtuhnya jembatan latoma,karena tahun lalu itu sudah di anggarkan namun sampai hari ini Pemda Konawe, nampaknya masih diam tidak ada gerakan atau langkah langkah untuk merealisasikan Pembangunan atau perbaikan Jembatan Latoma tersebut,sehingga hari ini kami melakukan Aksi untuk merefleksi Pemda Konawe” ,ujar Irfan

Karena tidak ada tanggapan dari pihak Pemda sehingga hari ini kami melakukan penyegelan 3 Kantor Daerah.Kantor Bupati,Kantor,Bappeda dan DPRD Konawe.

Masih lanjut Irfan,Jika dalam waktu dekat ini belum juga ada tanggapan dari pihak Pemda”maka kami tidak akan segan segan menurunkan masa Aksi yang lebih banyak lagi untuk mengepung Kantor Daerah,Kecam Irfan

Hingga berita ini diturunkan pihak media ini belum terkonfirmasi dengan pihak pihak terkait untuk memberikan tanggapan.

Namun demikian pihak media ini akan terus mengkonfirmasi pihak pihak terkait sehingga ada perimbangan dalam pemberitaan

( H E N D R A )

Pos terkait