Andi Ishar : Copot Bukan Solusi Dan Mari Kita Bermusyawarah Di Kantor Camat Sinjai Barat

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. SINJAI – Perihal adanya seseorang yang mencatut namanya   di media, Andi Ishar Angkat Bicara dan menanggapi hal tersebut

Andi Ishar Putra daerah Sinjai Barat mengatakan Untuk sekarang ini bukan  saatnya kita menjadikan pandemi Covid 19 ini sebagai ajang untuk numpang eksis serta saling menyalahkan antara satu dengan yang lainnya. Akan tetapi untuk sekarang ini kita harus saling mendukung serta mencarikan solusi dari setiap permasalahan yang ada, jadi saya pertegas lagi MENCOPOT itu bukan SOLUSI.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

“Saya di anggap tidak paham tentang kondisi di Sinjai Barat saat ini tapi itu saya anggap keliru, sebab saya juga paham betul dengan kondisi saat ini soalnya saya juga untuk skrang ini menetap di Sinjai barat, semua orang  paham salah satu solusi terbaik untuk memutus rantai Covid 19 yaitu mengurangi kerumunan contohnya di pasar dan di masjid”tuturnya, Sabtu (09/05/2020)

“Mengenai hal itu, agar polemik tidak berkepanjangan,saya mengajak masyarakat yang mempunyai aspirasi agar mari kita bersama-sama menyampaikan aspirasi di kantor camat hari senin,karena saya juga punya aspirasi”lanjut Andi Ishar

Dia juga menambahkan “sebab biasanya jika di media kita menyampaikan aspirasi itu bukan mewakili masyarakat tapi mewakili perasaan. Hehe”tutupnya dengan senyum

Sebelumnya Renaldi angkat bicara terkait Andi Ishar  yang ikut berkomentar di sosial media , dengan menanggapinya dengan santai
“Tidak usah terlalu ditanggapi, kita lagi memperjuangkan masyarakat banyak bukan orang perorangan apalagi mau eksis. Atau kalau pak dosen mau merasakan keresahan warga saya sarankan tinggal disekitar Bontosalama supaya paham situasi, jangan ngajarnya di Makassar ngomongnya dimana-mana. Tumpul juga kan..hehe,”Pungkasnya. Jumat(08/05/2020)

(Red)

Pos terkait