Takalar Masuk Top 30 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2019

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Tiga dari lima inovasi pelayanan publik kabupaten Takalar pada kategori umum berhasil masuk dalam Top 30 inovasi pelayanan publik tingkat Provinsi Sulsel tahun 2019.

Ketiganya yakni KURMA LASTRI (kunjungan rumah untuk lansia resiko tinggi) Puskesmas Ko’mara, Kecamatan Polongbangkeng Utara Kategori Kesehatan.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Yang kedua KOYOBI ANTI BULLYING (Kotak ayo berbagi agen anti bullying) di SMPN 2 Galesong Utara, Kecamatan Galesong Utara kategori pendidikan dan yang ketiga, POS PINTAR (Pusat Inovasi Terpadu) Desa Massamaturu, Kecamatan Polongbangkeng utara kategori Pemberdayaan Masyarakat.

“Inovasi yang dimasukkan untuk dinilai 9, namun yang berhasil masuk penilaian ada 5 inovasi dan akhirnya tiga inovasi yang berhasil masuk top 30 tingkat Provinsi. Ini mewakili Provinsi Sulsel bersama daerah lainnya yang masuk top 30 untuk bersaing ditingkat nasional,” jelas Kepala Bagian Ortala Setda Takalar Ridwan S Buana.

Selain Kategori umum, kabupaten Takalar juga akan mengikuti inovasi lainnya pada kategori khusus dan kategori replikasi

Untuk kategori khusus yang mengsyaratkan inovasi yang telah memenangkan penghargaan pada lomba inovasi sebelumnya, kabupaten Takalar akan kembali mengirimkan inovasi PAPA SEHAT (Papan Kontrol Kesehatan) yang berhasil masuk top 40 inovasi pelayanan publik tahun 2018 yang lalu untuk bersaing kembali pada top 40 inovasi pelayanan publik tahun 2019 ditingkat pusat.

Sedangkan untuk kategori replikasi kategori inovasi yang sudah menang sebelumnya dan berhasil diaplikasikan ditempat lain. Salah satu inovasinya dibidang pendidikan yakni inovasi yang hampir sama dengan PAPA SEHAT yang telah dimodifikasi disekolah-sekolah SD.

“Inovasi ini membutuhkan dukungan yang besar baik oleh pemerintah itu sendiri maupun oleh masyarakat karena ini menjadi penilaian yang poinnya sangat tinggi dari tim penilai. Terutama dukungan dari pemerintah,” Tambah Kepala Bagian Ortala.

Pos terkait