Ketam Listrik Pembawa Maut di Desa Sanrobone

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447H

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

SULSELBERITA.COM. Takalar –  Seorang warga yang bernama Dudding Dg Ngunjung, Umur (55 Thn) ,Alamat Dusun Kasurrang Desa Sanrobone Kec. Sanrobone Kab. Takalar, harus meregang nyawa saat dirinya tengah bekerja memperbaiki rumahnya. Sabtu, (8/2/2020).

Pria paruh baya yang bekerja sebagai seorang petani ini, tewas akibat tersetrum alat pertukangan berupa ketam listrik yang dia gunakan saat kejadian.

Bacaan Lainnya

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Informasi tersebutpun disampaikan kepada pihak kepolisian Takalar sekitar pukul 19.00 wita yang menyebutkan ,bahwa telah terjadi kecelakaan kerja di dusun Kasuarrang Desa Sanrobone Kab Takalar sekitar pkl 17.40 wita, yang mengakibatkan korban meninggal dunia,

Koronologis Kejadian menurut pihak humas Polres Takakar melalui rilis resminya menjelaskan,
‘Bahwa korban Lk. Dudding Dg Ngunjung sedang merenovasi rumah miliknya, sehingga harus menggunakan serut ketam ( kattang) untuk memperhalus kayu yang akan di gunakan, namun pada saat pekerjaan berlangsung, serut ketam miliknya mengalami gangguan pada mesin,sehingga korban berinisiatif untuk memperbaiki alat serut kayu miliknya.

Namun pada saat membuka mesin alat serut kayu tersebut, korban lupa mematikan arus listrik yang sementara masih tercolok, sehingga korban kesetrum dan terjatuh,dan tidak sadarkan diri,

Korban sempat dilarikan ke RSU Padjonga Dg Ngalle Takalar oleh pihak keluarganya, namun nyawa korban tidak dapat terselamatkan dan meninggal dunia.

Bahwa pihak keluarga korban menolak untuk di lakukan otopsi karena menganggap bahwa peristiwa tersebut murni musibah / kecelakaan. Saat kerja

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Pos terkait