Peserta LK2 HMI Cabang Bone Tercoreng, Ahmad Ramzy Minta BADKO HMI Sul-SelBar Tegas

SULSELBERITA.COM. Bone,- Tindakan Asusila merupakan tindakan yang melanggar aturan norma-norma dan kaidah kesopanan yang berlaku pada masyarakat.

Kegiatan Intermediate Training (LK2) HMI cabang Bone tercoreng, beberapa peserta kohati mendapatkan perilaku pelecehan seksual oleh Kordinator Steering kegiatan tersebut.

Bacaan Lainnya
Selamat Hari Anti Korupsi Sedunia

Sebut saja AASRP merupakan Kordinator Steering dalam kegiatan tersebut di duga melakukan tindakan asusila terhadap beberapa peserta kohati LK2 HMI cabang Bone.

Ketua HMI Komisariat Ekonomi Unibos, Ahmad Ramzy “mengutuk keras tindakan asusila yang terjadi pada forum tersebut yg diduga dilakukan Kordinator steering Intermediate training (LK2) Cabang Bone, dimana salah satu korban adalah kader terbaik komisariat.”

“Saya selaku ketua HMI komisariat Ekonomi Unibos mewakili seluruh kader HMI komisariat ekonomi Unibos akan terus memantau dan mengawal kasus tersebut sampai pelaku di tangkap dan diberikan hukuman yang setimpal sesuai dengan hukum yang berlaku, untuk pihak Kepolisian agar segera mengusut dan tidak bermain-main dengan kasus seperti ini.”ucapnya.

Ramzy juga menegaskan “BADKO HMI SUL-SELBAR agar segera mengambil tindakan tegas dalam hal ini memecat saudara AASRP selaku kader HMI karna tindakan yang dilakukan AASRP merupakan tindakan yang mencoreng dan mencederai nama baik organisasi yang tercinta ini. Terlebih lagi HMI Cabang Bone juga seharusnya mengambil tindakan tegas dalam persoalan tersebut karna kejadian tersebut juga sangat merusak nama baik HMI cabang Bone namun pada kenyataannya HMI cabang Bone hanya terkesan silent melihat kejadian tersebut.”lanjutnya.

Saat ini forum Intermediate Training (LK2) Cabang Bone telah selesai pada tanggal 5 Januari 2020.**

Editor: Ilham

Pos terkait