Hebat Tawwa…Anak SD Bisa Nikmati Fasilitas Motor Dinas Milik Pemda Takalar

570

SULSELBERITA.COM. Takalar - Sebuah Kejadian mengejutkan terjadi di sebuah jalan di Galesong Selatan Kabupaten Takalar, pasalnya seorang anak SD yang berboncengan tanpa menggunakan helm tertangkap kamera tengah asyik mengendarai sebuah sepeda motor plat merah No Polisi DD 6963 C.

Hal tersebut tentunya menjadi perhatian pengendara yang lain, pasalnya anak tersebut mengendarai sepeda motornya dengan cara ugal ugalan.

Dari hasil penelusuran awak media, motor plat merah tersebut diduga milik pemda Takalar, yakni Dinas KB.

Salah seorang pengguna jalan yang melihat hal tersebut mengaku kaget dan menyayankan pemilik kendaraan  Dinas tersebut,  yang membebaskan kendaraan dinas dikuasai dan dinikmati anak SD.

''Ini sangat disayangkan, karena  pemilik kendaraan plat merah ini memberikan keleluasan kepada anak dibawah umur, itu sangat berbahaya bagi pengguna jalan apalagi anak dibawah umur belum punya SIM berarti tdk layak mengendarai kendaraan bermotor'' Ujar salah seorang pengedara motor yang juga melitas dijalan tersebut.

Baca Juga  Kapolres Gowa: Setiap Pengantar Jenazah Harus Tertib Lalu Lintas

Sementara itu, Kasat lantas polres Takalar AKP Ambar Laksmi yang di konfirmasi oleh satu awak media teekait hal tersebut, menyampaikan bahwa  pihak kepolisian sudah sering bersosialisasi agar para orang tua harus paham bahwa anak yang belum cukup umur yang nekat mengendarai motor sangat berbahaya.

"Sebelum mengizinkan anak-anaknya mengendarai sepeda motor, para orang tua sepertinya perlu lebih paham soal aturan berkendara yang sudah di atur melalui Undang-Undang, seperti dikutip dari laman Wahana Honda".

UU Nomor 22 Tahun 2009 pasal 77 ayat 1. Pasal itu mengatur bahwa siapapun yang mengemudikan kendaraan bermotor dibutuhkan Surat Izin Mengmudi (SIM) sesuai dengan kendaraan yang dikemudikan.

UU Nomor 22 Tahun 2009 pasal 81, yang menyebutkan tentang persayaratan usia yang layak mendapatkan SIM. Untuk mendapatkan SIM C dan SIM A, pengemudi harus berusia minimal 17 tahun.

Baca Juga  Perkuat Pembuktian Tipikor Kasus BAJ Batam, Aspidsus Kejati Kepri Datangkan "Ahli Keuangan Negara" Dari Jakarta

UU Nomor 22 Tahun 2009 pasal 310. Disebutkan bahwa, jika dalam kegiatan berkendara tersebut mengakibatkan kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa, ada ancaman pidana yang pasti akan jatuh ke mereka yang tak memiliki SIM. Pidana tersebut adalah denda 1 juta hingga 12 juta rupiah hingga kurungan penjara 6 bulan sampai 6 tahun.

Advertisement
BAGIKAN