Bersama Timnya, Kabid Trantibum Satpol PP Takalar Lakukan Penertiban Pengemis

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Setiap hari masyarakat di Kab.Takalar diisuguhkan pemandangan pengemis yang beekeliaran diseputaran kita Takalar, terutama di cafe cafe dan aAlun alun Kota Makkatang Dg Sibali.

Para pengemis tersebut  terdiri dari anak anak dan orang tua, mereka sepertinya sudah terorganisir dengan baik, karena setiap hari mereka ada yang antar jemput menggunakan mobil.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Kondisi ini tentunya dikeluhkan oleh para pedagang di alun alun Makkatang Dg Sibali dan melaporkannya ke pihsk Satpol PP Takalar untuk segera ditertibkan.

Menyikapi hal tersebut, pihak  Satpol PP Takalar yang dipimpin langsung oleh Kabid Trantibum Syafaruddin. S.Sos bergerak untuk melakukan penertiban.

” Kami mendapat laporan dari para pedagang alun alun kota terkait banyaknya pengemis yang berkeliaran diarea tempat mereka menjual, makanya saya langsung koordinasi dengan pimpinan untuk melakukan penertiban”. Ujar Syafaruddin. Rabu, (15/1/2020).

Lanjut dijelaskan mantan Lurah Bajeng ini, “satu pengemis  kami dapati disalah satu pompa bensin di Takalar, sesuai dengan  pengakuan anak tersebut, bahwa mereka  dari luar Takalar, yakni kabupaten Jeneponto. mereka setiap hari diantar jemput menggunakan mobil, lalu kami  cari yang mengantar,  karena dia mengaku di kasih turun di alun alun Makkattang Dg Sibali, tetapi setelah kami lakukan pencarian, anak tersebut lepas dan melarikan diri masuk ke SMP 2 Takalar”.

“Tujuan tujuan kami mencari siapa yang antar dan kordinir  ke takalar untuk  diberi pembinaan agar kembali cari kerja, apa lagi yang dia manfaatkan adalah  anak dibawa umur, sementara untuk anak yang dijadikan pengemis ini, kami ingin membina mereka, agar bisa kembali ke sekolah,  karena dari fisiknya,  saya lihat itu anak belum tamat SD”. Tutup Syafaruddin.

Pos terkait