Sikapi Persoalan Pendidikan, Perempuan Millenial ini Angkat Bicara

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM.Makassar,- Perempuan kelahiran Malili, 07 Mei 1994 ini bertekad membantu pemerintah dengan aktif bersosialisasi untuk proses pendidikan di Luwu Timur, dengan berencana melakukan pengajuan untuk membuat sekolah rakyat

Via merupakan aktivis perempuan yang aktif di kalangan organisasi lainnya. Dia juga salah satu perempuan yang memimpin roda organisasi millenial yang ada di kota Makassar.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Berangkat dari hal mendasar yang melihat belum maksimalnya pendidikan yang ada, sehingga aktivis perempuan ini bertekad untuk mengajukan diri untuk berperan langsung dalam memajukan pendidikan di kabupaten Luwu timur

“Banyaknya yang belum tersentuh dunia pendidikan pada masyarakat yang di pinggir tersebut, sehingga saya di bantu dengan teman teman ini juga bertekad untuk turun langsung mengabdikan diri saya untuk masyarakat yang membutuhkan, terkhusus di kabupaten Luwu Timur, ungkap via , sapaan akrab.,

Hilda Herviyani Hiter, SE., juga lebih dikenal oleh para pengusaha dengan sebutan perempuan berani, karena banyaknya polemik yang kemudian hadir di internal organisasi millenial yang dia jalani, dia tidak sungkan untuk menyelesaikan itu semua.

“Sehingga visi yang kemudian dia hadirkan merupakan sekolah rakyat salah satu bentuk cermin kepedulian untuk menyongsong jauh lebik baik kedepan,.tutup Hilda Herviyani Hiter

Editor: Ilham

Pos terkait