Desa Banggae di Duga Jadi Saran Komplotan Pelaku Pengeboman Ikan

1121

SULSELBERITA.COM. Takalar - Aksi penangkapan ikan dengan menggunakan Bom belakangan ini makin marak terjadi disekitar perairan Tanakeke dan sekitar perairan perbatasan Takalar Jeneponto. Apalagi dalam satu bulan terakhir cuaca laut tenang dan sangat bersahabat

Seperti yang dikeluhkan oleh salah seorang nelayan warga Tanakeke yang meminta agar namanya tidak ikut dimediakan, sumber mengaku kesal dan marah, tapi tak berdaya menghadapi komplotan pelaku yang selalu beraksi di sekitar wilayah perairan Pulau Tanakeke tempat mereka mencari nafkah.

Sumber mengungkapkan jika dirinya tidak berani mendekat dan melarang, pelaku  karena takut para pelaku yang beroperasi menggunakan Jolloro tersebut menyerangnya.

"Itu pelakunya orang Banggae sama orang Bolo, dulu pernahji ditangkap, tapi tidak tau kenapa bisa dilepas kembali". Ujar sumber. Jumat, (13/12/2019).

Baca Juga  Diduga Jual Bangku Kosong Disdik Kota dan Provinsi, OPM Geruduk Balaikota serta Rujab Gubernur

Dari hasil penelusuran dan berbagai informasi yang berhasil dihimpun awak media ini, ternyata oknum yang dimaksud oleh sumber adalah JR yang sebelumnya pernah diberitakan dua kali oleh media ini karena melakukan pemboman ikan di wilayah laut Kelurahan Pantai Bahari Kec.Bangkala Kab.Jeneponto  dan perairan Desa Laikang Kec.Marbo Kzb.Takalar.

Namun  sayangnya meskipun oknum JR adalah pemain lama dan menetap di Desa Banggae Kec.Marbio bersama komplotannya sesama pelaku pembom ikan, yang bersangkutan sangat sulit ditangkap seolah olah kebal hukum.

Advertisement
BAGIKAN