PLT Desa Pattinoang Abaikan Putusan PTUN Makassar, Kantor Desa Kembali Disegel Wanita Tangguh Pattinoang

718

SULSELBERITA.COM. Takalar-Diberitakan media ini sebelumnya, terkait penyegelan kantor Desa Pattinoang, kecamatan Galesong, kabupaten Takalar oleh sejumlah wanita tangguh yang tidak lain merupakan perangkat Desa yang diberhentikan secara sepihak oleh Pemerintah Desa Pattinoang. Kembali keempat wanita itu melakukan penyegelan Kantor Desa Pattinoang Minggu malam 15/09 sekitar pukul 19:30 WITA.

Kepada media ini, Suriati salah satu staff Desa yang diberhentikan itu mengaku sangat kecewa atas sikap PLT Desa Pattinoang yang terkesan sama sekali tidak memperdulikan putusan dari PTUN Makassar yang telah memenangkan gugatannya.

Tiga kali perkara ini bergulir di PTUN Makassar, dan ketiganya kami keluar sebagai pemenang perkara ini, tetapi pemerintah kecamatan Galesong dan Desa Pattinoang seolah tidak menghiraukan putusan itu.ungkap Suriati

Baca Juga  Pemerintah Diminta Cari Solusi Terkait Kelangkaan Tabung Gas Elfiji 3 Kg di Takalar
Advertisement

Diketahui Pengadilan Tata Usaha Negara Telah mengeluarkan putusan,yaitu:
- Putusan PTUN No.: 80/G/2018/PTUN.MKS Tanggal 10 Januari 2018
-Putusan PTUN No.: 25/B/2019/PTUN.MKS Tanggal 21 Mei 2019
-Putusan PTUN No.: W4-TUN 1/07/01.00/VI/2019 Tanggal 14 Juni 2019

Masih dengan penjelasan Suriati, sebelumnya kami sudah melakukan penyegelan bersama yakni tanggal 08 Septemper lalu, tapi pemerintah kecamatan melakukan mediasi bersama pemerintah desa dan kami, untuk menerbitkan surat pernyataan pengembalian jabatan kami, tapi saat itu PLT Desa Pattinoang tetap enggan berkomentar, hingga kamipun mengajukan permohonan perintah eksekusi ke PTUN Makassar yang akhirnya disetujui dengan surat Permintaan permintaan dilaksanakan putusan PTUN yang telah berkekuatan hukum tetap dengan No. : W4-TUN 1/1103/AT.06.01/IX/2019, tanggal 11 September 2019,tapi tetap tidak ada tindakan dari Pemerintah kecamatan dan Desa,tambah Suriati.

Baca Juga  Cegah Kemacetan di Event Beautiful Malino,Kendaraan Parkir Sembarangan akan Diderek

Bahkan PLT Desa Pattinoang malah ingkar pada janjinya yang awalnya setuju untuk tanda tangan pernyataan pengangkatan kami, malah suaminya menelpon staf desa Pattinoang yang baru untuk membatalkan pernyataan tersebut.

Kami jelas merasa sangat kecewa dengan sikap PLT Desa Pattinoang tersebut, makanya kami putuskan untuk menyegel kantor Desa Pattinoang hingga ada keputusan dari Pemda Takalar, tutup Suriati menegaskan

Advertisement
BAGIKAN