Polemik Pembebasan Lahan, HMI Cabang Buttasalewang Maros Gelar Diskusi Publik

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Maros_Dalam diskusi tersebut nampak dihadiri kader HMI cabang maros dan beberapa masyarakat kabupaten Maros membicarakan harga pembebasan lahan di Kabupaten Maros yang merupakan areal yang produktif seperti sawah, empang dan pemukiman dinilai jauh dari apa yang diharapkan. Juga disinggung mengenai Tim Apraisal yang dinilai tidak objektif dalam menaksir harga lahan. Seperti dikatakan oleh Bapak Sarifuddin salah satu pemilik lahan di Kelurahan Pallantikan Kecamatan Maros Baru dianggap sebagai rawa rawa dan dinilai sebesar 42.000 ribu/meternya padahal nyatanya adalah sebuah empang.

Juga disisi lain terdapat perbedaan harga antara lahan di Kota Parepare dan Barru dengan Kabupaten Maros. Dimana harga pembebasan lahan di Kabupaten Maros cenderung rendah padahal lebih dekat dengan Kota Makasar.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

.”Kami akan terus melakukan pengawalan sebagai pendamping masyarakat karena kami menganggap bahwa dalam pembebasan lahan ini tidak menggunakan asas keadilan dan sangat merugikan masyarakat”.ucap ketua Bidang PTKP jefriadi

Dalam diskusi tersebut masyarakat berharap diadakan musyawarah ulang terkit harga lahan yang lebih adil dan manusiawi

Pos terkait