Manfaatkan Lahan Kosong, Bupati Takalar Turun Langsung Tanam Jagung dan Serai Bersama Warga

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Memasuki musim tanam ke dua, lahan kosong di Takalar dimanfaatkan dengan menanam tanaman jagung dan sejumlah tanaman lain yang bernilai ekonomi.

Salah satu contohnya, Sawah tadah hujan yang hanya ditanami padi sekali dalam setahun dan dibiarkan kosong hingga 8 bulan, disulap menjadi hamparan hijau yang ditanami tanaman bermanfaat.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Pemanfaatan lahan ini merupakan salah satu upaya pemerintah kabupaten Takalar menciptakan kondisi yang dinamis untuk menjaga pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kita awali tanam jagung di lahan-lahan yang tidak ditanami pada musim kedua. Lahan yang yang kalau sudah panen padi dibiarkan kosong itu kita tanami jagung. Semua itu untuk mendinamisasi perekonomian kita, agar ada tambahan pendapatan bagi masyarakat,” Ujar Bupati Takalar H. Syamsari, S.Pt, MM, usai menanam jagung disalah satu lahan di Kelurahan Takalar Lama, Kecamatan Mappakasunggu.

Selain itu, Bupati Inovatif bidang lingkungan hidup ini juga menstimulan masyarakat dengan menanam tanaman serai dipekarangan dan pinggir jalan sebagai upaya pemanfaatan lahan yang selama ini hanya menjadi lahan tidur.

“Kita mulai tanami lahan-lahan pekarangan dan pinggir jalan dengan Serai, agar ada tambahan pendapatan bagi masyarakat. Ini merupakan tindak lanjut dari gerakan menanami kembali lahan tidur yang telah kita canangkan beberapa waktu yang lalu,” Tambah H. Syamsari.

Seperti diketahui, pada musim tertentu sebagian lahan dikabupaten Takalar menjadi lahan kosong karena tidak dapat ditanami padi, sehingga tanaman Palawija seperti jagung menjadi pilihan yang tepat untuk terus menjaga kestabilan perekonomian masyarakat.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Takalar untuk bersama-sama menanami lahan tidur di sekitarnya, sehingga produktif, menjadi sumber pendapatan,” pungkas Bupati Takalar.

Pos terkait