Miris…Terluka Saat Jalankan Tugas, BPJS Ketenaga Kerjaan Petugas Damkar Jeneponto ini Justru di Tolak Rumah Sakit

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Jeneponto – Seorang Nitizen yang nengaku sebagai seorang petugas pemadam kebakaran di kabupaten Jeneponto, mengungkapkan kekecewaannya melalui postingan dimedia sosial Facebok. Minggu (28/4/2019).

Nitizen yang bernama Randa Cakra Wala, mengunggah poto dirinya yang sedang memegang kartu BPJS  ketenaga kerjaan dengan kondisi leher terluka, lalu poto dirinya tersebut disertai dengan tulisan, “BPJS ketenaga kerjaan di pemadam kebakaran Jeneponto, tidak di terima di rumah sakit umum, saya sendiri jadi korban dalam tugas, waktu kebakaran di Kappo Loe hari Jumat tgl 25 April 2019”.Tulisnya.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Tak ada penjelasan kenapa BPJS Ketenaga Kerjaan miliknya tersebut di tolak oleh pihak rumah sakit, namun meskipun demikian, postingannya tersebut mendapat banyak perhatian dari pengguna medsos.

Hanya dalam hitungan jam saja, postingannya tersebut langsung diserbu comentar oleh ratusan nitizen, yang mengungkapkan rasa simpati dan dukungannya.

Tentunya apa yang di ungkapkan oleh Anggota Pemadam Kebakaran Jeneponto tersebut, sangat memiriskan hati, bagaimana tidak, saat dirinya tengah menjalankan tugas dan kewajibannya membantu memadamkan api, dengan mempertaruhkan nyawanya sendiri, justru dirinya tak dilindungi oleh pemerintah. Setidaknya ini harus menjadi perhatian serius pihak pemerintah Jeneponto.

Pos terkait