Tiga Hari Terapung di Laut, Tiga Warga Tanakeke di Selamatkan Nelayan Pulau Lae Lae

SULSELBERITA.COM. Takalar – Tiga orang warga Desa Tompotanah Kepulauan Tanakeke, Kab.Takalar diselamatkan oleh nelayan asal Pulau Lae Lae Makassar, setelah tiga hari tiga malam terombang ambing dilaut dengan menggunakan jerigen, pasca kapal jolloro yang mereka tumpangi hancur dihantam badai di sekitar perairan pulau Dewakang Caddi. Rabu, (27/3/2019).

Ketiga warga Desa Tompotanah tersebut, ditemukan sekitar pukul 6.30 Wita sekitar 30 Mil laut dari Pulau Tanakeke, (Tak Jauh dari Mercusuar Taka’ Rewataya) saat ketiganya tengah terombang ambing d laut dengan menggunakan tiga buah Jerigen, berjuang hidup tanpa makan dan minum selama 3 hari tiga malam.

Bacaan Lainnya
Selamat Hari Anti Korupsi Sedunia

Ketiga warga Tompotanah kepulauan Tanakeke yang berhasil diselamatkan tersebut adalah
1. Daeng Muang.
2. Ridwan.
3. Hendra.

Dari keterangan salah seorang keluarga korban, Ansar menjelaskan, bahwa masih ada satu orang yang belum ditemukan, yakni H.Baso Dg Ngalle.

“Mereka sebenarnya berempat, tapi tadi malam sebelum mereka ditemukan oleh nelayan, mertua saya katanya terlepas dari jerigen yang mereka jadikan pelampung, mungkin sudah kelelahan dan kedinginan karena tiga hari tiga malam berada dalam laut tanpa.makan dan minum”. Jelas Ansar. Rabu, (27/3/2019).

Lanjut dijelaskan “Mereka berangkat dari pulau Sabaru pada hari Sabtu sore, (23/3/2019), menuju pulau Tanakeke, namun baru sekitar tiga jam perjalanan, tiba tiba jolloro yang mereka tumpangi dihantam oleh badai, akibatnya jolloro tersebut pecah dan terpotong menjadi dua, mereka berempat lalu menggunakan jerigen sebagai pelampung selama di laut, barulah tadi pagi ada nelayan yang menemukan mereka sekitar pukul 6.30 Wita, lalu mereka dibawa pulang ke Desa Tompo Tanah”. Jelasnya lagi.

Pos terkait