Kesal di Ejek, Petani di Pangkep ini Bunuh Rekannya Sendiri

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Pangkep – Di Duga hanya karena strategi sepele, Junaedi (44) seorang petani di Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan, tega menghabisi nyawa rekannya sendiri, dengan cara membacok korban menggunakan parang. (Selasa, 11/12/2018).

Berdasarkan informasi yang didapat media ini, tindakan nekad Junaedi menghabisi nyawa rekannya tersebut, karena kesal di ejek, yang akhirnya berujung dengan pembacokan yang membuat nyawa jamaluddin melayang.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Berdasarkan keterangan Penyidik ​​Polres Pangkep, Bripka Muhammading menjelaskan, bahwa kasus tersebut, melibatkan dua orang rekan seprofesi, yang disaksikan langsung oleh salah satu warga yang bernama Patahuddin.

“Kasus ini melibatkan dua orang petani, k ronologis kejadian bermula saat Junaedi sedang di sawah miliknya, namun dihampiri oleh korban sambil menunjuk-nunjuk dirinya, karena tidak terima, pelaku langsung mendatangi korban, sejurus kemudian mencabut parang miliknya, dan mengayunkan ke arah kepala dan tangan korban “.Jelasnya.

Lanjut di jelaskan, “Sempat si pelaku melontarkan kata-kata dalam bahasa Bugis, ‘Iko mettona tau mappatua-tuai’ artinya kau yang suka mengejek,” Tutupnya.

Akibat luka bacok di bagian kepala dan beberapa bagian tubuh lainnya, korban meninggal dunia di TKP.

Pos terkait