Nakal…Dua Mobil Pelayanan Teknik PLN Takalar Terjaring Razia Karena Tak Bayar Pajak

1028

SULSELBERITA.COM. Takalar - Razia hari kedua Unit Pelayanan terpadu (Upt) Pendapatan Samsat Wilayah Takalar yang bekerjasama dengan Sat Lantas Polres Takalar serta Polisi Militer (PM) Takalar,  dalam rangka penertiban pajak kendaraan, yang berlangsung di Lingkungan Kalampa, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Jalan Poros Makassar, jum'at (23/11/2018), kembali berhasil menjaring beberapa kendaraan roda dua dan roda empat yang tak bayar pajak.

Dari beberapa kendaraan roda empat yang ikut terjaring tersebut, dua diantaranya adalah kendaraan operasional milik PLN Takalar. Kepala Upt Samsat Takalar, H. Sopyan membenarkan bahwa pada saat penertiban berlangsung dua mobil Pelayanan Teknik PLN Takalar, merek Daihatsu Pick up Gran Max dengan nopol DP 8838 AE dengan tunggakan sebesar Rp.5.127.000, dan DD 8854 ML menunggak Rp. 3.515.000, kedua mobil tersebut terjaring ikut teejaring razia.

Baca Juga  Tim Kuasa Hukum dari Pemilik SHM 0001/Siawung Ir. H. Rusmanto Mansyur Effendy Gelar Jumpa Pers

"Kedua mobil layanan PLN Takalar tersebut tidak dapat memperlihatkan STNKnya dan setelah di cek platnya di Aplikasi Samsat Takalar, ternyata kedua mobil tersebut sudah lama tidak membayar pajak", ujarnya.

Lanjut pula dikatakan H. Sopyan, saat ini kami masih memberikan kebijakan, tetapi apabila dipenertiban berikutnya, sudah tidak ada ampung karena pihak PLN Takalar juga mengakui bahwasanya kedua mobil yang digunakan sebagai mobil layanan Teknik PLN Takalar telah menunggak pajaknya.

Dan pihak PLN Takalar berjanji akan akan menelpon pihak ketiga dari PT. BIG selaku penyedia mobil untuk segera membayar tunggakan pajak kendaraannya, sebab menurutnya merasa dirugikan dari PT. BIG, jelas H. Sopyan.

Advertisement
BAGIKAN