Pemkab Takalar Beri Perhatian Khusus pada Warga Takalar yang Jadi Korban Gempa Palu

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Pemkab. Takalar gencar memberikan perhatian khusus kepada korban gempa dan tsunami di Palu asal Takalar yang tiba di kampung halamannya di wilayah Kab. Takalar.

Sore tadi (4/10/2018) Pemkab Takalar melalui Kabag Kesra Syahabuddin,S. Sos, M. Kes bersama Kabag Pembangunan H. Muh. Nasir R., S.Sos.,MM, dan Kabag. Hukum Setda Kab. Takalar Muh. Syahrir kembali menyambangi korban bencana gempa di Palu dan Donggala  asal Takalar yang telah sampai di kampung halamannya yang sementara ini para korban terdiri dari 7 Kepala Keluarga dengan jumlah 20 orang, kini tinggal di rumah keluarganya yang berlokasi di Dusun Manuju Selatan Kel. Mattompodalle. Kec. Polongbangkeng Utara.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Kedatangan Pemkab Takalar mengunjungi korban disambut langsung oleh aparat setempat dan disambut sukacita oleh korban, keluarga korban dan warga sekitar.

Maksud dan tujuan Pemkab Takalar mengunjungi para korban adalah untuk mengetahui keadaan para korban dan memberikan bantuan dari posko Pemkab. Takalar.

“Kedatangan kami di sini sesuai instruksi dari Bupati Takalar untuk memberikan perhatian khusus kepada korban gempa yang terjadi di sekitar Prov. Sulteng. Untuk itu atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar turut prihatin kepada warga Takalar yang menjadi korban. Dan semoga bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban para korban”. Ujar Kabag. Kesra Setda. Kab. Takalar H. Syahabuddin, S.Sos.M.Kes.

Pada kesempatan tersebut, Kabag. Kesra juga menyampaikan kepada Lurah Mattompodalle agar mendata berapa orang anak yang menjadi korban yang masih berstatus pelajar agar pemda dapat segera memfasilitasi untuk melanjutkan pendidikan mereka di kabupaten Takalar.

Pos terkait