Di Duga Terkait Pemberitaan, Tim SK HD Ini Ancam Wartawan Di Medsos

1427

SULSELBERITA.COM. Takalar - Pilkada Takalar yang telah lama usai, yang menempatkan pasangan SK HD sebagai pemenangnya, tentunya membuat para pendukung dan tim pemenangannya menyambut dengan suka ria,  apalagi setelah H. Samsari Kita bersama H.Ahmad Dg Se're resmi dilantik sebagai Bupati dan wakil Bupati Takalar pada Jumat, 22/12/2017 kemarin.

Namun rupanya kemenangan tersebut, menjadikan salah seorang yang di duga sebagai Tim SK HD pada Pilkada yang lalu bersikap arogan dan mengintimidasi salah seorang wartawan di Takalar, hal ini di duga karena masalah pemberitaan yang di naikkan oleh sang wartawan, sehingga oknum yang menggunakan akun INDAR LESMANA PANAUNGI melakukan intimidasi dan pengancaman terhadap wartawan tersebut di media sosial Facebook.

Advertisement

Intimidasi dan ancaman dilontarkannya dan diposting di group facebook "KABAR TAKALAR". Yang diposting hari Minggu, 24/12/2017. inilah isi postingan Nitizen Indar Lesmana Panaungi. :

Baca Juga  23 Terduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Berhasil di Amankan Sat Resnarkoba Polres Gowa Selama Ops Antik Lipu 2020

"Enne iwang bopeng kucini paling kajilijili taibaroa,,,,,,,, hei wartawan gadungan jangan selalu buat onar di tanah negri kami.,,,,, bukangko orang takalar tapi kayaknya paling rewko disini tailaso,,,,,,,,,
Kayak tidak ada yg rewako mauko di kembalikan passa ke kampungnu ka,,,,,,
Wartawan kayak apa saja ini,,,,,,,
Jgan sampe kesabara kita orang tkalar habis na tkkala ni pasileppokko taibaro jai tau wartawan ingka sangkamannu mami kau,,,,".

Dengan adanya intimidasi dan pengancaman yang dilakukan oleh Tim SK HD tersebut terhadap wartawan, tentunya sangat disayangkan oleh banyak pihak, dan oleh wartawan yang bersangkutan, Nitizen ini segera dipolisikan dalam waktu dekat.

"Saya sementara koordinasi dengan pihak Polres Takalar, karena sepertinya akun yang dipakai adalah akun asli,  bukti postingannya sudah saya screenshoot, poto potonya juga saya sudah ambil sebagai barang bukti saat melaporkannya di Polres".  Ujar Muhammad Ihwan.

Baca Juga  APDESI Takalar Kembali Adukan Masalah Pemecatan Aparat Desa Oleh PLT Ke Komisi 1 DPRD
Advertisement
BAGIKAN