Begal Dimakassar Makin Tak Terkendali, Wartawan pun jadi Korban

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. MAKASSAR – Seorang wartawan bernama Ahmad Ome nyaris menjadi korban pembegalan di kawasan Jalan Pattene, Makassar, Kamis (6/8/2026). Saat hendak pulang setelah mengunjungi keluarganya, ia tiba-tiba dihadang oleh tiga sepeda motor berpenumpang berdua yang diduga berniat merampok.

Berusaha menyelamatkan diri, Ahmad memacu kendaraannya menuju kawasan proyek Summarecon namun sempat terjatuh dan mengalami luka di sekujur tubuh. Meski kesakitan dan menderita asma yang membuatnya sulit memberi keterangan, ia tetap berupaya mencapai pos keamanan proyek untuk meminta bantuan.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

“Korban selamat dari ancaman namun terluka saat terjatuh. Kami tidak membiarkannya pulang sendirian sebelum dijemput keluarga karena kondisinya masih lemah,” ungkap petugas keamanan yang menolong. Tak lama kemudian keluarga tiba dan membawanya untuk mendapatkan perawatan.

Keluarga korban menyampaikan kekhawatiran mendalam dan meminta pihak kepolisian segera bertindak. Kawasan Jalan Pattene hingga Jalan Insinyur Sutami di pinggir jalan tol dinilai sangat rawan, sepi, dan kerap dimanfaatkan pelaku saat hari mulai gelap.

“Kami memohon agar polisi memberantas begal yang berkeliaran di sana. Jalan itu sepi dan minim pengawasan, semoga keluhan warga ini didengar dan kami yang melintas dapat merasa aman,” tegas keluarga korban.

Hingga berita ini diturunkan, identitas dan keberadaan para pelaku belum diketahui. Masyarakat berharap aparat segera meningkatkan patroli dan menindak tegas agar kejadian serupa tidak terulang.

Pos terkait