SULSELBERITA.COM. GOWA – Puluhan korban beserta keluarga penipuan berkedok arisan online yang diduga dilakukan SW, berencana mendatangi kantor Manggala Agni Kabupaten Gowa dalam waktu dekat. Langkah ini diambil karena korban sudah kehabisan kesabaran, mengingat di kantor itulah suami SW yang berstatus pegawai PPPK bekerja.
Sebelumnya, sejumlah korban telah melaporkan kasus ini ke sejumlah kepolisian, antara lain Polsek Marbo, Polres Takalar, Polres Gowa, serta salah satu Polsek di Kalimantan. Namun, sebagian besar korban belum merasa puas dengan perkembangan yang ada dan berniat melakukan langkah tegas ini.
“Kami sudah lapor ke mana-mana, tapi belum ada kejelasan. Uang kami ratusan juta sudah diambil, janji dibayar pun tidak ditepati. Kami berniat ke tempat kerjanya suami SW agar ada pihak instansi yang bisa memfasilitasi, karena mereka tidak bisa seenaknya begitu saja,” ungkap seorang korban yang meminta agar namanya tidak ikut dimediakan. korban asal gowa ini mengaku mengalami kerugian puluhan juta.
Senada disampaikan salah seorang korban asal Takalar: “Kami sudah lelah menunggu dan dijanji-janji. Surat perjanjian bermeterai pun dianggap tidak berguna. Kami berharap dengan mendatangi kantor tempat suaminya bekerja, ada kebijakan dari pimpinan instansi untuk memanggil mereka dan meminta pertanggungjawaban yang nyata.” Minggu, (12/7/2026).
Aksi ini direncanakan melibatkan korban dari berbagai daerah, termasuk Takalar, Gowa, dan Makassar. Korban menegaskan tidak menginginkan kekacauan, namun menuntut agar suami istri pelaku segera hadir dan menyelesaikan kewajiban pengembalian uang yang telah dijanjikan.






