Warga Binaan Lapas Takalar Dilatih Mengurus Jenazah

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar menggelar pelatihan pemusalaran jenazah bagi warga binaan di Masjid At-Taubah Lapas Takalar, Rabu (15/11).

Kegiatan ini merupakan program pembinaan yang bekerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Takalar untuk mengedukasi warga binaan tentang proses pemusalaran mulai dari memandikan, mengkafani, hingga mensalati jenazah.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Kepala Lapas Takalar, Ashari, mengatakan jika kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga binaan karena pada dasarnya manusia dekat dengan kematian sehingga semua pasti akan mengalami.

“Paling tidak kita paham tata cara salat jenazah. Ini panjang gunanya, karena semua kita akan meninggal. Kalo kita tidak paham kita akan rugi,” kata Ashari.

“Kerabat kita, atau keluarga kita siapa yang akan memandikan kalo bukan kita, sehingga ilmunya ini sangat penting untuk kita pelajari,” tambahnya.

Kesempatan sama, Penyuluh Agama dari Kecamatan Galesong Utara, Muhlis, salah seorang pengajar pelatihan ini berharap warga binaan bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah Swt.

“Mudah-mudahan ke depannya ini, para Napi termotivasi untuk lebih memperbaiki diri, menyadari diri bahwasanya hidup kita di dunia ini hanya sementara saja,” ucap Muhlis

“Makanya tujuannya semacam memberikan kesadaran buat para Napi, mudah-mudahan bisa lebih menyentuh buat mereka,” tutupnya.

Salah seorang warga binaan inisial RM (29) mengatakan jika pelatihan ini sangat bermanfaat meski dirinya masih proses belajar.

“Ini sangat bermanfaat, setidaknya sudah paham proses dan tata caranya, cuma niat dan doanya masih sementara menghafal,” terang RM

Pos terkait